Berita Kota Yogya Hari Ini
Pemkot Yogyakarta Siapkan 2 Titik Regular Event di Kawasan Kotabaru
Seiring dengan realisasi branding anyar untuk kawasan Kotabaru, Pemkot Yogya pun mulai mempersiapkan dua lokasi sebagai titik utama berlangsungnya
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seiring dengan realisasi branding anyar untuk kawasan Kotabaru, Pemkot Yogya pun mulai mempersiapkan dua lokasi sebagai titik utama berlangsungnya event reguler.
Keduanya yakni, di area Jalan Sudirman dan Jalan I Dewa Nyoman Oka, yang ke depan bakal dilengkapi dengan sarana prasarana penunjang berbagai kegiatan masyarakat.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogya, Yetti Martanti, mengungkapkan, kedua lokasi tersebut dapat dibilang sangat strategis untuk menggelar event, khususnya yang melibatkan massa jumlah besar.
Baca juga: Lanjutan Kasus Tabrak Lari Mobil Innova Milik Pemkab Madiun, Pengemudi Datang ke Sleman
Apalagi, tempo hari, sejumlah kegiatan besar pun telah dijajal untuk digulirkan di dua titik itu dan terbukti representatif, karena tak ada kendala yang cukup berarti.
Ya, mulai dari event Kotabaru Fair 2023 pada 11 Februari 2023 lalu, yang dipusatkan di Jalan I Dewa Nyoman Oka, hingga kegiatan Malioboro Coffee Night #4 pada 9 Oktober 2022 yang dialihkan di sepanjang Jalan Sudirman.
Sebagai catatan, dua agenda yang seluruhnya berlangsung pada malam hari tersebut, sukses berjalan dengan lancar dan meriah.
"Sehingga, di titik-titik itu nanti akan kami perkuat dengan sarana prasarana pendukungnya, ya, seperti lampu penerangan dan sebagainya, agar semakin representatif," ungkapnya, Kamis (2/3/2023).
Terlebih, ke depan bakal banyak event yang digelar oleh Pemkot Yogya, lewat organisasi perangkat daerah di lingkungannya, yang dipusatkan di Kotabaru.
Saat ini, pihaknya pun mulai menginventarisir beberapa kegiatan tersebut, untuk disatupadukan dalam calendar of event khusus di area Kotabaru.
"Kami akan membuat semacam manajemen event untuk mengkurasi agenda apa saja yang tepat, untuk digelar di kawasan Kotabaru, sesuai dengan gaya arsitektur indische di sana, ya," kata Yetti.
"Karena rencananya OPD-OPD juga banyak yang akan menggelar event di kawasan Kotabaru. Yang terdekat itu ada agenda Kotabaru Heritage Festival, tahun ini, berlangsung di Kotabaru juga," imbuhnya.
Lebih lanjut, Kadisbud menjelaskan, bahwa pelekatan branding baru bagi kawasan Kotabaru bertujuan untuk melestarikan kebudayaan di kawasan cagar budaya. Termasuk, dalam hal pemanfaatananya, agar sebisa mungkin tetap memperhatikan gaya arsitektur indische yang sudah bertahan sejak zaman Belanda.
"Makanya, meski sekarang juga sudah kami lakukan, sosialisasi terkait fasad bangunan di seputar Kotabaru akan diperkuat lagi," pungkas Yetti. (aka)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Kebudayaan-Kota-Yogya-Yetti-Martanti-2323.jpg)