PSS Sleman
PSS SLEMAN: Pemain Asing dari Masa ke Masa dan Lika-liku Mencari Pengganti Duarte
Sejak PSS Sleman pentas di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia pada 2000 silam, puluhan pemain asing datang dan pergi.
Penulis: Sigit Widya | Editor: Sigit Widya
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PSS Sleman masih dan pernah diperkuat oleh sederet pemain asing dari berbagai negara selama berkiprah di kompetisi sepak bola nasional.
Sejak PSS Sleman pentas di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia pada 2000 silam, yang ketika itu masih bernama Divisi Utama, puluhan pemain asing datang dan pergi.
Awal tampil di Divisi Utama 2001, pada putaran pertama PSS tanpa diperkuat legiun impor, hanya mengandalkan talenta semacam M Eksan, Gatot Ismawan, Sutaji, hingga Zaenuri.
Pada laga perdana di Divisi Utama 2001, PSS bermain luar biasa, sukses membuat kejutan lewat kemenangan 2-1 atas tim bertabur bintang Pelita Jaya di Stadion Tridadi Sleman.
Dua gol Laskar Sembada ke gawang almarhum Listianto Raharjo dicetak oleh penyerang lincah asal Kabupaten Kulon Progo, M Eksan, yang pernah menjabat Asisten Manajer PSS.
Namun, merampungkan putaran pertama Divisi Utama 2001, anak asuh almarhum Suharno terseok-seok di klasemen sehingga memutuskan untuk menggaet pemain asing.
Baca juga: Saddam Emiruddin Gaffar dan Riki Dwi Kemungkinan Absen Membela PSS Sleman Pekan Depan
Putaran kedua, PSS mendatangkan gelandang gaek Jaldecir Jesus "Deca" dos Santos, libero Fabiano Guarilha, serta striker Brasil yang menjadi idola publik Sleman, Marcelo Braga.
Deca, Fabiano, serta Marcelo, yang sama-sama berasal dari Brasil, memberi warna permainan tersendiri dan berhasil mengangkat performa PSS sehingga lolos dari degradasi.
Sayang, musim berikutnya, PSS harus kehilangan bek elegan Fabiano, yang dibajak oleh pelatih asing asal Moldova, Sergei Dubrovin, ke Petrokimia Putra, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Guna mengisi kekosongan posisi yang ditinggalkan oleh Fabiano, manajemen PSS pun bergerak cepat dengan mendatangkan Anderson Da Silva, bek keling yang juga dari Brasil.
Trio Deca, Marcelo, dan Anderson bermain begitu kompak, benar-benar menjadi roh permainan Super Elang Jawa ketika itu, di bawah asuhan Daniel Roekito dan Yudi Suryata.
Menghabiskan beberapa musim di PSS, Deca memilih berpindah klub, yakni ke Persija Jakarta, kemudian Persik Kediri, sedangkan Marcelo memutuskan ke Persiba Balikpapan.
Baca juga: PSS Sleman Sisakan 7 Laga di Liga 1 2023, Super Elja Optimistis Bisa Akhiri Tren Negatif
PSS lantas bongkar pasang pemain asing, baik dari Brasil, Paraguay, Chile, Argentina, Kamerun, Liberia, Chad, Nigeria, Guinea, Senegal, Mali, Jerman, Belanda, hingga Thailand.
Menurut catatan Tribunjogja.com , Selasa (28/2/2023), legiun impor asal Brasil menjadi yang paling banyak pernah memperkuat PSS Sleman, diikuti oleh Kamerun serta Argentina.
Ada 12 pemain Brasil yang pernah memperkuat PSS, yaitu Deca, Fabiano, Marcelo, Anderson, Lexe, Wanderson, Denilson, Batata, Juninho, Luiz, Chagas, dan terakhir adalah Duarte.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Marcelo-Braga-2.jpg)