Berita Sleman Hari Ini

Pemkab Sleman Waspadai Kenaikan Harga 4 Komoditas Ini Jelang Ramadan 1444 H

Menjelang bulan puasa, sejumlah komoditas pangan di Bumi Sembada diperkirakan mengalami kenaikan harga. Sementara ini, ada 4 komoditas

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Menjelang bulan puasa, sejumlah komoditas pangan di Bumi Sembada diperkirakan mengalami kenaikan harga.

Sementara ini, ada 4 komoditas yang oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman diwaspadai mengalami lonjakan harga. 

"Komoditas yang masih perlu diwaspadai menjelang puasa, beras, cabai, daging ayam (dan) telur ayam," kata Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman, Kurnia Astuti, Senin (27/2/2023). 

Baca juga: DPRD DIY Pastikan Stok Beras di Gudang Bulog Memadai Jelang Ramadan 2023

Pantauan harga pangan Disperindag Sleman, komoditas beras di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Sleman dijual dengan harga rata-rata Rp 12.812 per kilogram untuk kategori IR I sedangkan untuk kategori IR II dijual Rp 11.938 per kilogram.

Adapun untuk daging ayam hari ini mengalami kenaikan Rp 250- , dari harga rata-rata Rp 32.250/kg menjadi Rp 32.500/kg. 

Harga rata-rata telur ayam juga terpantau naik, meskipun relatif sedikit.

Dari harga Rp 24.938/ kg menjadi 26.000/kg. Sementara harga cabai terutama rawit merah mengalami penurunan Rp 6.625 per kilogram.

Tetapi masih cukup tinggi. Harga rata-rata saat ini di kisaran Rp 56.000 per kilogram. Harga tersebut turun dibanding harga sehari sebelumnya Rp 63.625 per kilogram, bahkan harga tertingginya tembus Rp 70.000/ kg. 

"Beras dan cabai harganya masih fluktuatif. Tapi hari ini, ada kecenderungan menurun," terang Kurnia.

Selain keempat komoditas tersebut, harga sayur mayur juga perlu diantisipasi.

Namun hingga saat ini, Nia memastikan harga sayuran di Sleman masih relatif stabil. 

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo sebelumnya meminta masyarakat tidak perlu bingung sebab hasil pantauan yang dilakukan di sejumlah pasar tradisional maupun di tingkat distributor, ketersediaan bahan pangan masih cukup.

Bahkan ketersediaan beras diakuinya masih mencukupi untuk kebutuhan bulan ramadan hingga pasca lebaran. 

"Saya minta masyarakat tidak perlu bingung. Namun tetap belanja seadanya, seperlunya," kata dia. (rif)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved