Berita Gunungkidul Hari Ini

Diskominfo Gunungkidul Sambangi Pemkab Badung Bali, Pelajari Branding Daerah

Hal yang perlu dipelajari Diskominfo Gunungkiudl adalah sinergitas antara Diskominfo dan Bagian Humas dan Pimpinan Badung.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
Tribunjogja.com/Alexander Ermando
Kepala Diskominfo Gunungkidul Wahyu Nugroho (kedua dari kiri) saat kunjungi Diskominfo Badung, Bali, Jumat (24/02/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul kunjungi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Bali, Jumat (24/02/2023). Kunjungan dilakukan ke Diskominfo setempat.

Kepala Diskominfo Gunungkidul , Wahyu Nugroho mengatakan kunjungan dilakukan untuk studi banding.

"Kami khususnya ingin mempelajari tentang branding daerah," jelas Wahyu.

Ia menilai Badung tepat dijadikan contoh.

Sebab daerah ini termasuk salah satu yang sukses mengembangkan citra positifnya ke publik.

Baca juga: 7 Ruas Jalan di Gunungkidul Akan Direhab Tahun Ini, Berikut Rinciannya

Menurut Wahyu, hal yang perlu dipelajari adalah sinergitas antara Diskominfo dan Bagian Humas dan Pimpinan Badung.

Sinergi keduanya dinilai berhasil membangun branding daerah.

"Keberhasilan sinergi ini yang perlu kami adopsi," katanya.

Secara kondisi daerah, Wahyu mengakui ada perbedaan kondisi yang signifikan antara Badung dan Gunungkidul.

Terutama dari pendapatan untuk mendukung operasional daerah.

Namun ia optimistis Gunungkidul bisa menerapkan apa yang sudah dilakukan Badung. Meski upaya tersebut memerlukan proses yang panjang.

"Tetap ada hal yang bisa kami teladani dari Badung, khususnya komunikasi dan publikasi," ujar Wahyu.

Baca juga: Bupati Gunungkidul Kunjungi Pasar Semin untuk Mendengarkan Keluhan Pedagang

Kepala Bidang Pengelola Informasi Publik, Diskominfo Badung, Adi Purwata mengatakan upaya branding yang pihaknya lakukan melibatkan banyak sektor. Termasuk mengoptimalkan program smart city.

Menurutnya, upaya branding yang dilakukan menimbulkan dampak positif pada Badung sebagai daerah wisata di Bali, khususnya secara keamanan.

"Kami menjamin situasi keamanan daerah agar wisatawan nyaman berkunjung," kata Adi.

Upaya menjaga keamanan salah satunya dilakukan dengan memasang 647 CCTV di berbagai titik strategis.

Ini juga didukung dengan 987 titik jaringan WiFi di berbagai fasilitas umum.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved