Berita Gunungkidul Hari Ini

Sapi Milik Warga di Patuk Gunungkidul Terdampak Longsor, Kerugian Capai Rp 30 Juta

"Longsor terjadi pada tebing setinggi 10 meter dan mengenai kandang sapi milik warga setempat," jelas Imam. Kandang tersebut berisi 5 ekor sapi.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
Istimewa
Warga menyelamatkan sapi miliknya dari material longsor di Patuk, Gunungkidul pada Rabu (15/02/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Deretan kejadian bencana di Gunungkidul akibat guyuran hujan selama 2 hari terakhir terus bertambah.

Salah satunya longsor di Pedukuhan Karangsari, Kalurahan Nglanggeran, Patuk.

Panewu Patuk, Martono Imam Santosa menyampaikan longsor terjadi pada Rabu (15/02/2023) pagi tadi.

Baca juga: Hujan dan Angin Kencang 15 Februari 2023: Tercatat 22 Pohon Tumbang, 12 Gerakan Tanah di Bantul

"Longsor terjadi pada tebing setinggi 10 meter dan mengenai kandang sapi milik warga setempat," jelas Imam.

Kandang tersebut berisi 5 ekor sapi.

Salah satu di antaranya pun mati akibat tertimbun longsoran, sedangkan 4 lainnya berhasil diselamatkan warga.

Imam mengatakan kerugian akibat kejadian ini ditaksir sekitar Rp 30 juta. Ia mengimbau warga setempat mewaspadai longsor susulan.

"Apalagi kandang tersebut bersebelahan dengan rumah warga yang berpotensi terkena longsor," ujarnya.

Menurut Imam, lokasi kejadian saat ini sudah terkondisi. Penanganan dilakukan oleh warga dibantu relawan hingga aparat setempat.

Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Sumadi juga menerima laporan baru kejadian longsor.

Baca juga: Berkas Perkara Pembunuh 3 Anggota Keluarga di Magelang Dilimpahkan ke Kejaksaan, Segera Disidangkan

"Longsornya di wilayah perbatasan antara Gedangsari dan Klaten," jelasnya.

Sumadi mengatakan longsor terjadi sekitar pukul 01.45 WIB dini hari tadi. Bagian yang longsor adalah talut setinggi 8 meter dan panjang 38 meter yang masuk wilayah Pedukuhan Klengkong, Serut, Gedangsari.

Material longsor pun mengenai dua bangunan milik warga di bawahnya. Adapun keduanya berada di wilayah Pedukuhan Bometen, Gantiwarno, Klaten.

"Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 100 juta," ungkap Sumadi.

Menurutnya, kedua rumah tersebut masih dalam kondisi aman. Namun perbaikan talut perlu segera dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya longsor susulan. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved