Gunung Merapi

UPDATE Gunung Merapi 12 Februari 2023: Tercatat Gempa Guguran Sebanyak 10 Kali

Aktivitas Gunung Merapi tercatat mengeluarkan gempa guguran sebanyak 10 kali, amplitudo 4-10 mm, durasi 39.7-115.1 detik, Minggu (12/2/2023).

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Kurniatul Hidayah
Tribunjogja/Almurfi Syofyan
Seorang warga melintas di lereng gunung Merapi di Desa Balerante, Kemalang, Klaten beberapa waktu lalu 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Aktivitas Gunung Merapi tercatat mengeluarkan gempa guguran sebanyak 10 kali, amplitudo 4-10 mm, durasi 39.7-115.1 detik, Minggu (12/2/2023).

Hal tersebut berdasarkan pengamatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada pukul 00:00-06:00 WIB.

Baca juga: INFO BMKG DI Yogyakarta Prakiraan Cuaca Hari Ini Minggu 12 Februari 2023

Secara meteorologi, cuaca cerah. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara 19-20 °C, kelembaban udara 71-78 persen, dan tekanan udara 656-758 mmHg.

Berdasarkan pegamatan visual, Gunung jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 20-30 m di atas puncak kawah.

Aktifitas kegempaan Vulkanik Dalam (Jumlah : 20, Amplitudo : 5-12 mm, S-P : 0.5-1 detik, Durasi : 8-10.6 detik).-

Tingkat aktifitas Gunung Merapi Level III (Siaga).

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

Baca juga: LIGA INGGRIS: Christian Pulisic dan Pemain-pemain Berikutnya yang Bakal Pergi dari Chelsea

Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (Kur)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved