Borong Bareng, Upaya Pemkab Sleman Tingkatkan Kunjungan di Pasar Transit Godean 

Kustini mengajak masyarakat untuk mengunjungi dan berbelanja di pasar tradisional, satu di antaranya di pasar transit Sidokarto.

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Pemkab Sleman
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menghadiri kegiatan borong bareng bugar untuk mempromosikan pasar transit di Sidokarto. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kunjungan masyarakat di lahan transit sementara untuk pedagang pasar Godean tersebut. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menyelenggarakan program borong bareng bugar di pasar transit Sidokarto, Sabtu (11/2/2023).

Melalui program yang dikemas senam bersama itu, diharapkan dapat memotivasi pedagang sekaligus meningkatkan kunjungan masyarakat di tempat jualan sementara para pedagang pasar Godean tersebut. 

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, yang hadir dalam kesempatan itu mengungkapkan, lahan transit di Sidokarto bersifat sementara sampai bulan Mei tahun 2023.

Selanjutnya, para pedagang akan menempati pasar relokasi bertempat di Padukuhan Berjo Kulon, Kalurahan Sidoluhur, Godean.

Pihaknya mengaku berkomitmen menyediakan tempat transit yang memadai, aman sekaligus nyaman bagi pedagang maupun pengunjung pasar.

"Maka dari itu, kita hadir di sini sebagai upaya mempromosikan dan mempublikasikan pasar transit Sidokarto dan juga melaksanakan program borong bareng yang diharapkan dapat memotivasi para pedagang di pasar transit serta mendorong konsumsi produk lokal," katanya. 

Sekadar informasi, para pedagang pasar Godean untuk sementara pindah berjualan di lahan transit karena pasar induk Godean di Sidoagung sedang dipugar.

Pembangunan ulang gedung pasar tradisional ini menggunakan anggaran Rp101 miliar dari Kementerian PUPR.

Proses revitalisasi ini lebih cepat dibanding rencana sebelumnya.

Karena itu, para pedagang sementara menempati lahan transit di tiga tempat. Yaitu di pasar hobbies, pasar kuliner belut, dan pasar transit di Sidokarto.

Kustini mengajak masyarakat untuk mengunjungi dan berbelanja di pasar tradisional, satu di antaranya di pasar transit Sidokarto.

Ajakan itu, melalui program borong bareng. 

"Ini sebagai upaya bersama meningkatkan kesejahteraan para pedagang pasar dan mendukung produk lokal," tuturnya. 

Kepala Disperindag Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan, bahwa program borong bareng bugar yang digelar di Pasar Transit Sidokarto ini merupakan salah satu bagian dari gerakan meramaikan pasar (gempar) yang saat ini tengah digalakkan Pemerintah Kabupaten Sleman

Selain borong bareng, Mae menyebut pelbagai upaya lain telah dilakukan Disperindag sebagai upaya meningkatkan kunjungan di Pasar Tradisional.

Di antaranya bekerjasama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman untuk memberikan edukasi dini kepada anak didik PAUD dan TK dalam kegiatan Market Day, berkolaborasi dengan influencer memperkenalkan sekaligus mempromosikan pasar tradisional dan pasar transit Sidokarto melalui media sosial. 

"Harapan kami, upaya bersama yang telah dilakukan, dapat secara nyata membantu promosi pasar tradisional untuk meningkatkan kunjungan masyarakat, khususnya di pasar transit ini, sehingga dapat meningkatkan pendapatan para pedagang," harap dia. (*)
 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved