PSS Sleman Batal Boyong Bek Asing, Seto Nurdiyantoro Maksimalkan Duet Senior-Junior di Super Elja
Seto Nurdiyantoro pun akan mempercayakan sisa laga di musim ini pada duet bek lokal, yakni Nurdiansyah dan Ifan Nanda.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman resmi tidak melengkapi kuota pemain asing pada putaran kedua BRI Liga 1 2022/2023.
Dari empat kuota pemain asing yang diberikan, tim Super Elja hanya memakai tiga jasa pemain asing, Jihad Ayoub, Jonathan Cantillana dan Yevhen Bokhashvili.
Sebelumnya, pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro sebenarnya telah menyodorkan satu nama pemain asing untuk mengisi posisi bek tengah kepada manajemen.
Namun begitu, sampai penutupan jendela transfer akhir Januari 2023 lalu tidak ada lagi nama yang diresmikan PSS Sleman.
Dengan keputusan itu, Seto Nurdiyantoro pun akan mempercayakan sisa laga di musim ini pada duet bek lokal, yakni Nurdiansyah dan Ifan Nanda.
Kombinasi antara pemain senior-junior ini dinilai cukup solid menjaga kerapatan lini belakang PSS Sleman dalam beberapa laga terakhir.
Persik Kediri selanjutnya akan menjadi ujian bagi duet bek lokal ini.
Meski begitu, Seto Nurdiyantoro masih punya catatan terhadap duet ini.
Pelatih berlisensi AFC Pro itu menilai keduanya masih memiliki celah.
Dari empat laga terakhir, gawang PSS Sleman sudah jebol dua kali saat melawan Barito Putera dan Persib Bandung.
“Kita apresiasi penampilan Ifan dan Nur mudah-mudahan ini jadi motivasi. Mungkin ini sudah kompak tapi masih ada celah,” kata Seto Selasa (7/2/2023).
Seto melihat Ifan memiliki kemampuan bertahan yang bagus dan kuat dalam duel satu lawan satu.
Bahkan di tangan Seto, Ifan bisa mengisi posisi lain, sebagai gelandang bertahan.
Tapi menurutnya pemain berusia 21 tahun itu masih belum tenang dalam melepas umpan.
“Ifan masih muda kita harus perbaiki lagi cara kerjanya, tapi secara defense satu lawan satu oke, tapi cara melepas bola masih kita perbaiki,” jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Seto-Nudiyantoro-PSS-Sleman-Baru-Akan-Diuji-Saat-Bertemu-Tim-yang-Lebih-Kuat.jpg)