Wonderful Riau Island

3 Alasan Kamu Harus Lewat di Flyover Simpang Ramayana Tanjungpinang, Ikon Wisata Baru Ibukota Kepri

Tribunners, ada destinasi wisata yang baru di Kota Tanjungpinang, ibu kota Kepulauan Riau lho. Pada Jumat, 3 Februari 2023 lalu, flyover atau jalan

Diskominfo Kepulauan Riau
Penampakan jalan layang di Tanjungpinang, Kepulauan Riau 

TRIBUNJOGJA.COM - Tribunners, ada destinasi wisata yang baru di Kota Tanjungpinang, ibu kota Kepulauan Riau lho.

Pada Jumat, 3 Februari 2023 lalu, flyover atau jalan layang yang berlokasi di Jalan Basuki Rahmat, dekat simpang Ramayana-Dompak sudah mulai beroperasi.

Jalan layang itu pun diberi nama Basuki Rahmat dan diproyeksikan menjadi destinasi wisata pendukung Jembatan I Pulau Dompak di Tanjungpinang.

Artinya, selain berwisata alam, kamu juga bisa berwisata gaya urban ketika mendarat di Tanjungpinang.

Baca juga: Inilah Pesona Pulau Penyengat Kepulauan Riau, Ada Wisata Alam dan Religi, Tak Kalah Cantik dari Bali

Kondisi jembatan dengan segala ornamen yang dipasang di sana cukup bagus karena memiliki ciri khas melayu.

Pada malam hari pemandangan semakin menarik apalagi ada lampu berwarna-warni.

Ini bisa jadi alasan untuk berswafoto ria bersama teman-teman yang berlibur di Tanjungpinang.

Setidaknya, ada tiga alasan mengapa kamu harus lewat di flyover simpang Ramayana-Dompak di Kota Tanjungpinang.

Berikut alasannya:

1. Ikon wisata baru di Ibukota Kepri

Flyover sepanjang 450 meter itu digadang-gadang menjadi ikon wisata baru di Kota Tanjungpinang.

Bisa dibilang, dengan adanya jalan layang tersebut, Kota Tanjungpinang lebih menarik dan cantik.

Anggaran pembangunan jalan layang itu menelan Rp 58,39 miliar dari pagu anggaran sebesar Rp 60 miliar.

Menurut Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, keberadaan jalan layang itu tidak hanya untuk kelancaran lalu lintas, tapi juga aksesori kota dan mendukung destinasi pariwisata.

Dengana adanya jalan layang, banyak obyek wisata yang mulai dikemas dengan baik demi mendatangkan wisatawan dan meningkatkan perekonomian sekitar.

2. Urai kemacetan

Penampakan flyover atau jalan layang di Tanjungpinang, Kepulauan Riau
Penampakan flyover atau jalan layang di Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Diskominfo Kepulauan Riau)

Jalan layang di Simpang Ramayana, Kota Tanjungpinang sebenarnya mulai difungsikan sejak malam pergantian Tahun Baru 2023.

Saat itu, kondisi proyek sudah rampung dan tinggal diserahterimakan dari pihak kontraktor ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP).

Gunanya adalah mengurai kemacetan kendaraan yang lewat.

Jadi, pengendara memiliki sejumlah opsi untuk lewat di kawasan tersebut dan meminimalisasi kemacetan di jalan.

Baca juga: Pantai Pelawan di Kepulauan Riau, Wisata Murah Meriah Namun Sangat Indah

3. Tarik wisatawan dari Pulau Bintan

Fly over itu juga ditujukan untuk menarik lebih banyak wisatawan asing datang ke Tanjungpinang.

Selama ini, turis hanya melirik keindahan Pulau Bintan.

Dalam satu hari, rata-rata wisatawan asing ke Pulau Bintan ada sekitar 1.500-2.000 orang.

Maka, diproyeksikan, setidaknya, ada 10 persen wisatawan asing yang tertarik untuk menikmati Kota Tanjungpinang sebagai wisata kota.

"Kita yakin karena banyak objek-objek yang bisa kita kemas dengan baik di Tanjungpinang ini dengan potensi-potensi pariwisatanya seperti pariwisata heritage yang akan kita jadikan kawasan bebas karbon, seperti Pulau Penyengat, kemudian pusat-pusat kuliner heritage, pusat-pusat hasil kerajinan, seni dan budaya" tambah Gubernur Kepri.

Nah, itulah sederet alasan kenapa kamu harus mengunjungi jalan layang atau flyover di Ibukota Kepri, Tanjungpinang. Selamat berlibur!


( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved