Luhut Undang Surya Paloh Makan Menu Khas Jepang
Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh diundang makan siang bareng (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Seusai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, beberapa waktu lalu, kini giliran Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh diundang makan siang bareng Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan, Jumat (3/2/2023).
Ketua DPP Partai NasDem, Sugeng Suparwoto mengaku, mendapat informasi perihal adanya pertemanan Surya Paloh dan Luhut.
Baca juga: Jawaban Surya Paloh Soal Isu Reshuffle: Hak Prerogratif Presiden, Nasdem Konsisten Dukung Pemerintah
Namun, Sugeng mengaku, tak tahu secara detail terkait isi obrolan keduanya saat makan siang bareng. "Saya tidak tahu, karena saya tidak bersama beliau, yang saya dengar memang demikian diundang makan siang bersama," kata Sugeng di NasDem Tower, Gondangdia, Menteng, Jakarta, Jumat (3/2/2023).
Sugeng menuturkan, bahwa pihaknya tak masalah ketika pertemuan kedua tokoh tersebut diintepretasikan dengan politik. "Bahwa di situ bisa diinterpretasikan politik dan sebagainya itu sah-sah aja, tapi saya tidak bersama beliau (Surya Paloh)," ujar dia.
Wakil Ketua Dewan Pakar NasDem, Peter F Gontha, lewat akun instagramnya mengunggah foto Surya Paloh dan Luhut sedang makan siang. Dalam foto itu, tampak Luhut menggunakan kemeja putih lengan pendek, lalu Surya Paloh jas berwarna hitam.
Keduanya makan dengan menu makanan khas Jepang.
Diketahui, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh juga sempat bertemu Luhut pada Desember 2022 lalu, di Eropa. Momen pertemuan Surya Paloh dan Luhut itu terungkap lewat unggahan media sosial Instagram Peter F Gontha pada Jumat (13/1/2023).
Pada pertemuan tersebut, Surya Paloh terlihat mengenakan setelan pakaian serba hitam. Sedangkan, Luhut memakai jas bernuansa gelap. Keduanya terlihat tengah berjalan sambil membicarakan sesuatu.
Di unggahan lainnya, Peter Gontha terlihat duduk di sebelah kiri Luhut, sedangkan Surya Paloh persis duduk di seberang Luhut. Hidangan ringan serta minuman juga menemani pertemuan itu. Jika dilihat dari foto, pertemuan tersebut berlangsung pada malam hari.
Dalam unggahannya itu, Peter Gontha menyebut, bahwa sosok Surya Paloh dan Luhut sebagai nasionalis sejati, meski berbeda soal penerus Presiden Joko Widodo (Jokowi) di 2024.
"Pada tanggal 13 Desember 2022 yang lalu juga sudah ada pertemuan antara LBP dan SP di Eropa. Mereka dua duanya adalah nasionalis sejati, meski mempunyai pandangan yang berbeda terhadap siapa yang harus menjadi penerus pemerintahan sesudah Presiden Joko Widodo," tulis Peter Gontha.
Peter Gontha juga menyebut, bahwa Surya Paloh dan Luhut tidak ingin Indonesia masuk perangkap ekstremisme kanan ataupun kiri. Kedua-duanya, kata Peter, menegaskan akan menjunjung tinggi Pancasila, bukan hanya ucapan tapi perilaku dan pandangannya.
"Hanya saja approach mereka berbeda, namun tujuannya sama. Kedua-duanya tulus ingin agar stabilitas terjaga, meski mempunyai 'jagoan' yang berbeda," terang Peter.
Peter menyebut perbedaan opini merupakan hal biasa. Dia pun bahwa biarlah waktu yang menjawab soal teka-teki siapa pemimpin 2024, mendatang.
"Maju terus pemimpin pemimpin bangsa, biar waktu yang menentukan siapa yang dipilih rakyat. Tapi siapapun yang terpilih, berdua LBP dan SP harus menjaga agar keutuhan bangsa kita terjamin, itu harapan saya," jelas Peter. (Tribun Network)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/paloh-luhut.jpg)