Puisi

Puisi Goenawan Mohamad Bermetafora Alam dengan Judul Dalam Kemah

Sudah sejak awal kita berterus terang dengan sebuah teori: cinta adalah potongan-potongan pendek interupsi–lima menit, tujuh menit, empat

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
Kompas.com
Sastrawan Goenawan Mohamad 

TRIBUNJOGJA.COM - Sosok Goenawan Mohamad adalah seorang sastrawan terkemuka di Indonesia.

Nama Goenawan Mohamad begitu populer di kalangan masyarakat, utamanya dalam hal akademis, penulis, maupun budayawan.

Sastrawan ini dikenal sebagai seorang yang intelektual, memiliki pandangan yang luas dan terbuka.

Menulis menjadi aktivitas yang terus ia tekuni hingga saat ini.

Baca juga: Kumpulan Contoh Puisi Tema Tentang Kehidupan, Cocok untuk Bahan Perenungan

Berbagai buku dan jenis tulisan terus lahir dari kerja keras pemikirannya.

Di antara tulisan-tulisannya itu, banyak yang berupa puisi dengan metafora alam yang memikat, salah satunya berjudul "Dalam Kemah":

Baca juga: CONTOH Puisi Tema Tentang Cita-Cita dengan Sajak Mempesona

DALAM KEMAH

Sudah sejak awal kita berterus terang dengan sebuah teori: cinta adalah potongan-potongan pendek interupsi–lima menit, tujuh menit, empat….

Dan aku akan menatapmu dalam tidur.

Apakah yang bisa bikin kau lelap setelah percakapan?

Mungkin sebenarnya kita terlena oleh suara hujan di terpal kemah.

Di ruang yang melindungi kita untuk sementara ini aku, optimis, selalu menyangka grimis

Sebenarnya ingin menghibur, hanya nyala tak ada lagi: kini petromaks seakan-akan terbenam.

Jam jadi terasa kecil.

Dan ketika hujan berhenti, malam memanjang karena pohon-pohon berbunyi.

Kemudian kau mimpi.

Kulihat seorang lelaki keluar dari dingin dan asap nafasmu: kulihat sosok tubuhku, berjalan ke arah hutan.

Aku tak bisa memanggilnya.

Aku dekap kamu.

Setelah itu bau kecut rumput, harum marijuana, pelan-pelan meninggalkan kita.

2010

(MG Aulia A Putri)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved