Pembunuhan Berantai Wowon CS
Ikut Tenggak Kopi Beracun untuk Hilang Jejak, Tapi Polisi Akhirnya Berhasil Bongkar Kebohongan Dede
Dia sengaja menenggak kopi beracun untuk menghilangkan jejak pembunuhan yang dilakukannya bersama Wowon dan Duloh.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Dede Solehudin ditetapkan oleh polisi menjadi tersangka kasus pembunuhan berencana di Bekasi dan Cianjur meski yang bersangkutan ikut menjadi korban kopi beracun yang digunakan untuk meracuni Ridwan Abdul Muiz (21) dan Muhammad Riswandi (20), Ai Maimunah dan NR.
Polisi menetapkan Dede Solehudin sebagai tersangka karena dia merupakan komplotan Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh.
Dede ikut terkapar karena memang sengaja meminum kopi beracun yang dibuatnya.
Dia sengaja menenggak kopi beracun untuk menghilangkan jejak pembunuhan yang dilakukannya bersama Wowon dan Duloh.
Namun kopi yang diminum hanya sedikit sehingga dia tidak mengalami keracunan parah dan diperbolehkan pulang setelah empat hari menjalani perawatan di rumah sakit.
Tetapi alibi Dede untuk menenggak kopi beracun tersebut akhirnya terbongkar oleh aparat kepolisian setelah melakukan pemeriksaan mendalam kepada para pelaku, termasuk Wowon dan Duloh.
Kini Dede pun harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dari balik jeruji besi.
Dikutip dari Tribunnews.com, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga mengungkapkan alasan Dede ikut menenggak kopi beracun adalah untuk menghilangkan jejak pembunuhan.
Dia mengaja meminum kopi beracun agar tidak ketahuan kalau dialah yang meracuni para korbannya.
"Kalau alasannya kan untuk menghilangkan jejak, supaya nggak ketahuan bahwa dia ikut meracun," katanya seperti yang dikutip dari Tribunnews.com.
Baca juga: Serial Killer, Kisah Keji Wowon dkk, Ritual Buang Sial Racuni Tetangga, Tapi Dia Tetap Hidup
Baca juga: FAKTA Mencengangkan Pembunuh Berantai Wowon
Wowon Cs Bunuh 9 Korban
Sebelumnya, polisi menduga Dede Solehudin merupakan salah satu korban keracunan di kawasan Bantargebang, Kota Bekasi beberapa waktu yang lalu.
Namun hasil dari penyelidikan polisi, Dede ternyata berpura-pura ikut minum kopi beracun bersama dengan 4 korban lainnya.
Selain Dede, tersangka dalam kasus pembunuhan berantai di Bekasi dan Cianjur ini adalah Wowon Erawan alias Aki dan Solihin alias Duloh.
Dalam kasus ini Wowon Cs diketahui membunuh sembilan orang, di mana tujuh korban di antaranya masih memiliki hubungan keluarga.
Sedangkan dua korban lainnya merupakan Tenaga Kerja Wanita (TKW) bernama Siti dan Farida.
Kepada polisi, Wowon Cs mengaku meraup uang sebesar Rp 1 miliar dari dua TKW tersebut.
Siti dan Farida tertipu janji manis Wowon Cs yang mengaku memiliki kekuatan supranatural hingga dapat menggandakan uang.
"Hasil keterangan tersangka ini kurang lebih Rp 1 miliar," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Minggu (22/1/2023).
Namun, Hengki menyebut hingga saat ini penyidik masih mendalami pengakuan para tersangka.
"Terkait dana-dana, kita masih mendalami. Ini belum tuntas," ujar eks Kapolres Metro Jakarta Pusat itu.
Ia menjelaskan, penyidikan dilakukan secara berkesinambungan untuk merangkai fakta dan menelusuri motif sebenarnya dari para tersangka.
"Penyidikan kami ini sifatnya berkesinambungan. Dari fakta ini kita dalami, ketemu fakta kita dalami lagi. Sehingga apakah ada kemungkinan tersangka dan korban yang lain kita tuntaskan semua, termasuk dalam motif," ucap Hengki. (*)
Hujan Lebat Selamatkan Hana dari Rencana Pembunuhan Wowon cs |
![]() |
---|
Pembunuh Berdarah Dingin Dibekasi Miliki 6 Istri, 3 Orang Dibunuhnya Demi Tutupi Kejahatannya |
![]() |
---|
FAKTA Mencengangkan Pembunuh Berantai Wowon |
![]() |
---|
Sosok Pembunuh Berdarah Dingin di Bekasi, Wowon Ngaku Paranormal, Menikah 4 Kali |
![]() |
---|
MISTERI Pembunuhan Berantai Satu Keluarga di Bekasi Akhirnya Terbongkar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.