Puisi

Puisi Karya Chairil Anwar Tema Tentang Cinta dan Patah Hati : Gadis manis, sekarang iseng sendiri

Cintaku jauh di pulau, Gadis manis, sekarang iseng sendiri. Perahu melancar, bulan memancar,

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
Tribunnews.com
Chairil Anwar sang penyair terkemuka berasal dari Indonesia 

TRIBUNJOGJA.COM - Chairil Anwar merupakan sastrawan melegenda di Indonesia yang lahir di Medan, Sumatra Utara, pada tanggal 26 Juli 1922.

Selama hidupnya, Chairil Anwar melahirkan 96 karya sastra, termasuk 70 puisi.

Lantas seperti apa puisi karya Chairil Anwar yang membahas tentang cinta?

Baca juga: Arti dan Makna Puisi Sajak Sebatang Lisong Karya W.S. Rendra

Meski puisi Chairil Anwar terkenal dengan sifat multitafsir, di mana setiap pembaca dapat mengambil makna sesuai dari sudut pandang masing-masing.

Berikut inilah salah satu contoh puisi karya Chairil Anwar yang bertemakan cinta dan patah hati.

Baca juga: CONTOH Puisi Tentang Perasaan Kesedihan yang Mendalam

Cintaku Jauh Di Pulau

Cintaku jauh di pulau,

Gadis manis, sekarang iseng sendiri.

Perahu melancar, bulan memancar,

Di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.

Angin membantu, laut terang, tapi terasa

Aku tidak ‘kan sampai padanya.

Di air yang tenang, di angin mendayu,

Di perasaan penghabisan segala melaju

Ajal bertakhta, sambil berkata:

"Tujukan perahu ke pangkuanku saja.”

Amboi! Jalan sudah bertahun kutempuh!

Perahu yang bersama ‘kan merapuh!

Mengapa ajal memanggil dulu

Sebelum sempat berpeluk dengan cintaku?!

Manisku jauh di pulau,

Kalau ‘ku mati, dia mati iseng sendiri.

(MG Aulia A Putri)

Sumber: Grid.ID
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved