Berita Kriminal
Ngaku Tim Prabu, Sekelompok Orang Begal Pemuda di Bandung, Korban Dilakban Matanya Lalu Dibuang
Korban dibuang di pinggir jalan dan ditemukan oleh pengemudi ojek online pada Jumat (30/12/2022) pukul 21.00 WIB.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Deden menjelaskan sebelum membuka lakban yang menutupi mata pemuda tersebut, ia meminta warga mengambil video jika diperlukan oleh kepolisian.
"Terus korban itu dalam keadaan mata tertutup sebelum dibuka saya minta direkam dulu, takutnya ada apa-apa. Sebelum dibuka saya kontak juga Babinsa dan pihak Kapolsek Dayeuhkolot. Kemudian lakbannya langsung saya buka," ujarnya.
Kepada warga, korban mengaku dibegal lalu dibuang oleh pelaku di wilayah Cicukang.
Sepeda motor milik korban, handphone, beserta dompet raib dibawa pelaku.
"Sementara sudah terjadi, korban disekap terus dibawa puter-puter. Nah mungkin diturunin di lokasi ini," tutur dia.
Menurut penuturan korban, saat dibegal, korban sedang menunggu temannya menggunakan sepeda motor.
Tiba-tiba ada sebuah mobil berisi tiga orang langsung mengadangnya.
"Kemudian menuduh korban sebagai membawa obat. Bahkan sempat digeladah. Pelaku mengaku dari tim prabu. Padahal korban tersebut enggak pernah memakai obat-obat, dan berani dites urine. Itu emang modusnya kaya gitu," ungkapnya.
Setelah mendapatkan keterangan dari korban, pihaknya langsung meminta korban menghubungi salah satu anggota keluarganya. Ia menambahkan, tidak ada luka apa pun di tubuh korban.
"Korban mengetahui kontak ibunya, langsung dihubungi, langsung keluarganya datang ke sini. Bahkan keluarganya kaget juga, kejadiannya di Cicukang," imbuhnya.
Sementara Kapolsek Dayeuh Kolot Kompol Tedi Rusman membenarkan kejadian tersebut. Ia mendapatkan laporan dari warga sekitar.
Tedi menyebutkan, saat ditemukan, korban dalam keadaan terikat dan matanya ditutup lakban.
"Setelah ditanya, ternyata dia diambil motornya, dan dimasukan ke dalam mobil, lalu dilakban (mata). Kemudian di bawa keliling-keliling entah ke mana. Mungkin dibuang di sana," terangnya.
Tedi membenarkan, jika korban kehilangan barang-barangnya.
Dia mengatakan, kejadian awal, ada di Cicukang yang merupakan wilayah hukum Polres Cimahi.
"Kondisi malam saudaranya langaung datang ke lokasi dan langsung di bawa ke rumahnya. Setelah itu kita tidak ada kontak lagi. Soalnya kejadian awal bukan di sini," pungkas dia.(*)