Tips dan Trik
Cara Mendapatkan Air di Hutan Agar Anda Tetap Bisa Bertahan Hidup saat Survival
Air merupakan kebutuhan penting bagi tubuh. Saat survival di hutan, perlu untuk mengetahui cara mendapatkan air yang baik dan benar
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM - Ada beberapa cara ketika Anda berada di dalam hutan untuk mendapatkan sumber air.
Ini juga bergantung dari kejelian melihat sumber mata air dan pemahaman cara bagaimana mendapatkan air di kondisi yang tidak semestinya.
Dalam posisi survival, jumlah air yang tersedia tergantung bagaimana keadaan disekitarnya, bisa jadi melimpah atau hanya sedikit.
Hal tersebut harus dikelola dengan baik agar cadangan mineral tubuh dan kebutuhan air lainnya dapat terpenuhi.
Kebutuhan air memang sebagai prioritas utama dalam keadaan survival. Tubuh bisa menjadi dehidrasi jika kekurangan air.
Baca juga: Cara Cari dan Memilih Makanan yang Aman Dikonsumsi di dalam Hutan Belantara
Manusia normal hanya dapat bertahan 3 hari tanpa air. Hal ini wajar karena tubuh manusia 70 persen terdiri dari unsur air untuk membantu metabolism pencernaan tubuh.
Oleh lantaran itu menemukan sumber air dimulai dari hari pertama ketika anda sadar sudah berada dalam situasi survival.
Dari beberapa sumber air yang bisa anda peroleh ketika berada di gunung, agar lebih mudah dipahami disini penulis membaginya ke dalam 3 kelompok, yaitu :
Air yang didapatkan secara langsung :
1. Air Hujan
Mendapatkan air hujan ketika keadaan sedang kekurangan air adalah sebuah anugerah besar dari Tuhan.
Air hujan yang turun dapat dimanfaatkan untuk minum dan memasak di saat survival.
Tampung air hujan sebanyak-banyaknya. Anda bisa menciptakan lubang ditanah dan melapisinya dengan ponco, alumunium foil, kulit kayu, plastik dan sebagainya. Air hujan dapat langsung diminum tapi sebaiknya dimasak terlebih dahulu.
2. Air Embun
Air embun juga dapat digunakan secara langsung. Air embun sangat melimpah di negara tropis seperti di Indonesia.