Polres Bantul Dirikan Tiga Pospam dan Satu Pos Terpadu Selama Masa Nataru

Pengamanan Nataru akan dilaksanakan bersama instansi terkait lainnya serta organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang ada.

Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
Dok. Polres Bantul
Apel gelar pasukan Operasi Lilin Progo 2022, di Mapolres Bantul, Kamis (22/12/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Kepolisian Resor (Polres) Bantul bersama instansi terkait melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Lilin Progo 2022, dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di halaman Mapolres Bantul, Kamis (22/12/2022).

Kapolres Bantul, AKBP Ihsan, seusai apel gelar pasukan mengatakan selama Operasi Lilin Progo 2022 berlangsung, pihaknya akan menurunkan setidaknya 338 personel untuk mengamankan Natal dan tahun baru di wilayah Bantul.

Pengamanan akan dilaksanakan bersama instansi terkait lainnya serta organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang ada.

Selain itu juga akan adak back up pasukan dari Polda DIY.  

AKBP Ihsan menyatakan bahwa Polres Bantul juga mendirikan tiga Pos Pengamanan (Pospam) di tiga lokasi, yakni di Piyungan, Sedayu dan Parangtritis, serta satu Pos Terpadu di Druwo.

"Tentunya kita semua akan berusaha semaksimal mungkin agar seluruh rangkaian kegiatan dan aktivitas masyarakat di akhir tahun semuanya bisa berjalan dengan baik," ucapnya.

Senada dengan yang dijelaskan Kapolres, Kasat Lantas Polres Bantul Iptu Fikri Kurniawan mengatakan, empat titik yang menjadi perhatian pihaknya yakni Simpang Piyungan, Parangtritis, Jalan Sedayu, dan Simpang Druwo (simpang empat ringroad jalan parangtritis).

Ia mengungkapkan, keempat ruas jalan tersebut akan diberikan penjagaan lebih banyak oleh petugas kepolisian karena merupakan daerah perbatasan wilayah serta jalur menuju destinasi wisata.

Dan dari keempat jalan tersebut, Fikri mengungkapkan ada dua titik yang cukup vital karena berpotensi terjadi penumpukan kendaraan, yakni simpang Piyungan dan simpang Druwo.

"Dua titik tersebut yang menurut kami cukup vital, karena biasanya cukup ramai menjelang natal dan tahun baru nantinya," ungkapnya

Sementara itu Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, memastikan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bantul untuk bersiap melakukan persiapan dan pengamanan terkait lonjakan wisatawan saat Nataru 2022 ini. 

"Dibutuhkan persiapan-persiapan yang lebih matang dari segala aspek, baik dari sisi keamanan maupun logistik yang diperlukan sehingga wisatawan merasa aman dan nyaman," ucap Bupati.

Halim mengatakan berdasarkan beberapa sumber, DIY akan mengalami lonjakan wisatawan karena kasus Covid-19 sudah landai dan saat ini DIY termasuk Bantul masuk PPKM Level I.

Diperkirakan DIY ada lima juta orang yang keluar masuk wilayah DIY selama libur Nataru.

Data tersebut merupakan estimasi dari Dinas Pariwisata DIY. Yang keluar DIY sebanyak 1,5 juta, sehingga masih surplus sekitar empat jutaan.   

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved