Tambang Pasir Longsor

Kronologi Tebing di Kaliworo Merapi Klaten Longsor, Dua Sopir Truk Dilaporkan Meninggal Dunia

Kedua korban jiwa tersebut merupakan sopir truk yang sedang melintas di tempat kejadian perkara (TKP) untuk menuju lokasi tambang pasir di Kaliworo

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
Dok.Ist / Polsek Kemalang
Tebing longsor di area tambang pasir dan batu di lereng Gunung Merapi, tepatnya di Dukuh Ngipiksari, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Rabu (21/12/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Tebing di dekat alur sungai Kaliworo di Dusun Ngipiksari, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten yang mengalami longsor menelan dua korban jiwa.

Kedua korban jiwa tersebut merupakan sopir truk yang sedang melintas di tempat kejadian perkara (TKP) untuk menuju lokasi tambang pasir di area Kaliworo di lereng Gunung Merapi Klaten.

Dua orang sopir truk yang meninggal dunia itu diketahui berinisial S (35) dan D (40) yang keduanya merupakan warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang.

Kapolsek Kemalang, AKP Suharto, mengatakan kronologi peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (21/12/2022) sekitar pukul 04.30 WIB.

Saat itu, tiga unit truk dari Desa Sidorejo berangkat secara beriring-iringan untuk mengambil pasir dekat bantaran Sungai Kaliworo.

"Ketika melintas bantaran sungai wilayah Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Balerante itu, korban D paling depan dan korban S di belakangnya," ucapnya.

Tiba-tiba, lanjut AKP Suharto, tebing sungai sisi barat longsor dan menimpa truk yang dikemudikan oleh D dan S, sedangkan truk ketiga yang berada paling belakang bisa selamat.

"Selanjutnya oleh warga dilakukan evakuasi kepada kedua korban yang telah meninggal dunia di dalam kabin truk," ucapnya.

Menurutnya, proses evakuasi juga melibatkan satu unit alat berat, sebab jika evakuasi dilakukan secara manual bisa memakan waktu lebih dari 1X24 jam.

Ia pun menegaskan jika dua korban jiwa akibat tebing longsor tersebut bukan penambang namun adalah sopir truk yang akan mengambil pasir di dekat TKP.

Sebelumnya, Kaur Perencanaan, Desa Balerante Klaten, Jainu mengatakan dua unit truk pembawa galian golongan C tersebut dilaporkan tertimbun material longsor.

"Lokasinya yang longsor ini tebing sebelah barat masuk Dukuh Ngipiksari, Desa Balerante, berbatasan langsung dengan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM)," ujarnya.

Menurut Jainu, lokasi tebing longsor itu berada di dekat alur Sungai Kaliworo. Pada peristiwa nahas itu selain truk yang tertimbun, juga dilaporkan ada sopir truk yang ditemukan meninggal dunia.

"Infonya ada dua truk yang tertimbun, kalau korban jiwa tadi satu yang baru teridentifikasi meninggal dunia," ucapnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved