Proses Pencarian Kakek Diduga Terseret Arus Sungai Bogowonto Purworejo Terkendala Arus dan Bebatuan

Pencarian kakek berusia 71 tahun yang diduga hanyut terbawa arus Sungai Bogowonto pada Kamis (8/12/2022) masih belum menunjukkan hasil

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM / DEWI RUKMINI
Suasana pencarian korban di aliran Sungai Bogowonto di Dusun Kedungwadas, Desa Kedungsari, Kecamatan Purworejo, Jawa Tengah, Jumat (9/12/2022) sore. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Proses pencarian Darusman, kakek berusia 71 tahun yang diduga hanyut terbawa arus Sungai Bogowonto pada Kamis (8/12/2022) masih belum menunjukkan hasil. 

Meski demikian, proses pencarian oleh tim gabungan dari unsur SAR, Basarnas, relawan, dan BPBD Kabupaten Purworejo, yang dipusatkan di Bendungan Boro, Desa Pangenrejo, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dihentikan sementara. 

Kepala Unit Pos Basarnas Banyumas yang juga Koordinator Pencarian korban, Trisno, mengatakan proses pencarian akan dilanjutkan besok Sabtu (10/12/2022) mulai pukul 08.00 WIB. 

"Sementara pencarian dihentikan karena personil sudah lelah dan capek. Akan dilanjutkan besok setelah personel beristirahat," katanya kepada Tribunjogja.com, Jumat (9/12/2022) sore. 

Ia mengungkapkan, rencana pencarian esok hari akan kembali melibatkan 3 regu Search and Rescue Unit (SRU). Pencarian akan menggunakan dua perahu rafting dan satu perahu karet untuk menyusur di sepanjang Sungai Bogowonto di wilayalh tersebut. 

"Start (mulai) dari Bendungan Boro, kami akan menyusuri sungai mengikuti arus semaksimal mungkin. Harapannya, korban segera ditemukan dalam kondisi apapun karena pihak keluarga sudah menunggu," ungkap pria yang disapa Tris itu. 

Lebih lanjut, ia menyebut, kendala pencarian korban di hari pertama yakni arus Sungai Bogowonto yang terlalu deras dan medan berupa batu-batuan.

Hal itu, memberi kendala kepada tim karena tidak dapat menggunakan perahu mesin dalam proses penyusuran. 

"Kendala hari ini (9/12/2022) adalah arus sungai terlalu deras dan medan berupa batu-batuan, sehingga kami tidak bisa memaksimalkan penyisiran. Melihat kondisi alam dan arus sungai, semoga korban belum sampai laut," ucapnya. 

Meski begitu, pihaknya telah menyebarkan informasi kepada relawan di sepanjang aliran Sungai Bogowonto terkait hal itu. 

"Apabila ada yang menemukan korban, otomatis langsung menginformasikan ke tim," pungkasnya. 

Dari pantauan Tribunjogja.com, prosea pencarian korban di Bendungan Boro, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, berhenti sekitar pukul 16.00 WIB. 

Namun, sekitar pukul 16.30 WIB, tim gabungan sempat diterjunkan kembali untuk melakukan pencairan di Sungai Bogowonto yang berada di Dusun Kedungwadas, Desa Kedungsari, Kecamatan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Jawa Tengah. 

Akan tetapi, proses penyusuran terpaksa berhenti sekitar pukul 16.58 WIB.

Lantaran tim SAR mendapat kabar siaga satu atau banjir setinggi 1,5 meter datang dari wilayah Kepil, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. (*)
 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved