Komisi A DPRD DIY Dorong Percepatan Vaksinasi Booster untuk Remaja di DIY

Para pelajar atau remaja di DIY yang telah menerima vaksin booster tercatat masih rendah, yakni baru mencapai 9,59 persen dari total sasaran

dok.istimewa
ilustrasi : vaksin booster 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Komisi A DPRD DIY mendorong percepatan vaksinasi untuk kalangan remaja di wilayah DI Yogyakarta.

Hal ini mengingat sekolah-sekolah di DIY yang telah menerapkan kembali Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara penuh. 

Namun para pelajar atau remaja di DIY yang telah menerima vaksin booster tercatat masih rendah, yakni baru mencapai 9,59 persen dari total sasaran.

“Cakupan vaksinasi bagi remaja kan baru mencapai 9,59 persen maka dari vaksin yang tersedia 17.000 kita dorong untuk dilakukan vaksinasi bagi remaja. Dikarenakan para pelajar kan sudah tatap muka, maka harus mendapatkan perlindungan dari sisi kesehatan untuk menghadapi pandemi Covid-19,” tutur Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto.

Selain itu, Eko Suwanto menyampaikan bahwa percepatan vaksinasi di DIY dapat dioptimalkan dengan memanfaatkan dana Bantuan Tidak Terduga (BTT) yang ada. Di mana tahun ini Pemda DIY memiliki BTT senilai Rp 94 miliar.

“Kita ingin ada satu kebijakan saja bahwa dana BTT dimanfaatkan untuk percepatan vaksinasi,” tuturnya.

Satu hal lain yang penting untuk diperhatikan yakni menjelang liburan tahun baru tentu akan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke kota Yogyakarta. 

Menyikapi hal tersebut, Eko Suwanto mengatakan perlunya untuk menyediakan kebutuhan sarana dan prasarana protokol kesehatan seperti masker, hand sanitizer, sabun cuci tangan di pusat-pusat keramaian.

Hal ini juga perlu didorong dengan menggiatkan kembali kampanye patuh protokol kesehatan.

“Menjelang libur hari Natal dan tahun baru kita juga perlu menggerakan dan mengkampanyekan untuk taat prokes sehingga kita sama-sama dapat selamat dari pandemi Covid-19. Komisi A juga akan melakukan kunjungan ke beberapa wilayah ke pusat-pusat keramaian juga,” ungkapnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie mengatakan, rendahnya capaian vaksin booster dikarenakan faktor minimnya mobilitas yang dilakukan oleh remaja di DIY.  

Hal ini membuat mereka belum merasa butuh untuk melaksanakan vaksinasi.

Selain itu Pembajun menyampaikan bahwa masih tersedia sekitar 17.000 dosis vaksin, namun ketersediaan dosis vaksin tersebut telah dibagikan kepada masing-masing kabupaten/kota di DIY agar dapat segera dilakukan percepatan.

Melihat fakta tersebut, Komisi A bersama dinas-dinas terkait menyepakati bahwa akan digencarkan percepatan vaksinasi booster di DIY pada bulan Desember 2022 dengan memprioritaskan pada kalangan remaja di DIY. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved