Truk Pembawa Tanah Uruk Terguling Setelah Bertabrakan dengan Minibus di Ceper Klaten

Benturan dua kendaraan itu, membuat truk pembawa tanah uruk hilang kendali dan menabrak pohon pelindung jalan.

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM/ ALMURFI SYOFYAN
Penampakan satu unit truk pembawa tanah uruk yang terguling setelah mengalami tabrakan di Jalan Pedan-Ceper, Kabupaten Klaten, Jumat (2/12/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Truk pembawa tanah uruk terkapar setelah mengalami tabrakan dengan satu unit minibus di ruas jalan Pedan-Ceper tepatnya di Desa Ceper, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Tak ada korban jiwa atau pun korban luka pada peristiwa tabrakan yang terjadi pada Jumat (2/12/2022) sekitar pukul 16.00 WIB tersebut.

Seorang warga, Maryono (42), menyebut peristiwa kecelakaan terjadi begitu cepat.

Saat itu, truk pembawa tanah uruk berwarna merah melintas dari arah selatan menuju utara atau dari arah Pedan menuju Ceper.

Saat itu, truk berjalan dengan kecepatan pelan dan arus lalu lintas terpantau ramai lancar.

"Saya juga nggak perhatikan tiba-tiba sudah terjadi tabrakan saat minibus warna putih keluar rumah," ujarnya saat TribunJogja.com temui di lokasi kejadian sekitar pukul 17.00 WIB.

Ia menyebut, benturan dua kendaraan itu, membuat truk pembawa tanah uruk hilang kendali dan menabrak pohon pelindung jalan.

Seketika truk pembawa tanah uruk itu terkapar atau terguling di jalan raya.

Sementara itu, sopir truk pembawa tanah uruk, Warsidi (43) mengaku truk yang ia bawa bermuatan tanah uruk.

Ia menceritakan, menjelang tiba di tempat kejadian perkara, satu unit minibus keluar dari rumah dan tabrakan bagian kiri depan truknya dengan bagian depan minibus warna putih tak bisa dihindarkan.

"Seketika saya coba banting setir ke kanan namun tak bisa dan menabrak pohon pelindung dan truk saya terguling," ucapnya.

Ia mengatakan, tanah uruk yang dibawa merupakan tanah uruk untuk kepentingan pembangunan tol Yogyakarta-Solo di daerah Kuncen, Ceper.

"Ini sudah lima kali ambil tanah uruknya," ucapnya.

Pantauan TribunJogja.com di lapangan sekitar pukul 17.00 WIB, tanah uruk yang dibawa oleh truk tersebut berserakan di sebagian badan jalan.

Arus lalu lintas sempat menerapkan buka tutup. Demi kelancaran proses evakuasi truk yang terguling tersebut.

Saat berita ini ditulis, proses evakuasi truk dan pembersihan material tanah uruk yang berserakan di badan jalan masih berlangsung. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved