Tebing Longsor di Piyungan, Arus Kendaraan di Jalan Wonosari-Yogyakarta Dialihkan ke Nglanggeran
Kendaraan dari Wonosari menuju Yogyakarta dialihkan lewat Nglanggeran dan Kali Pentung di Patuk.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Tebing yang berada di sisi Jalan Yogya-Wonosari wilayah Piyungan, Bantul dilaporkan longsor pada Jumat (25/11/2022) petang.
Arus kendaraan dari Wonosari ke Yogyakarta pun terdampak kejadian ini.
Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Antonius Purwanta mengatakan skema pengalihan arus saat ini dilakukan.
"Sebab Jalan Yogya-Wonosari dekat longsor ini kan ditutup, jadi sementara (arus) dialihkan," jelas Purwanta dihubungi malam ini.
Ia menjelaskan kendaraan dari Wonosari menuju Yogyakarta dialihkan lewat Nglanggeran dan Kali Pentung di Patuk.
Lewat dua jalur ini, kendaraan akan masuk wilayah Klaten, Jawa Tengah sebelum ke Yogyakarta.
Purwanta memperkirakan pengalihan arus kendaraan ini tidak akan berlangsung lama.
Sebab menunggu proses pembersihan longsor usai dilakukan.
Adapun material longsor menutupi badan Jalan Yogya-Wonosari di wilayah Piyungan.
Sehingga pembersihan perlu dilakukan agar jalan bisa kembali dilewati.
"Kemungkinan dibuka lagi pukul 22.00 WIB, semoga (pembersihan) segera selesai," kata Purwanta.
Relawan Jalan Raya Slumprit, Ferdianzah melaporkan jalur alternatif Nglanggeran-Klaten kini menjadi padat.
Hal ini disebabkan adanya pengalihan arus akibat penutupan sementara Jalan Yogya-Wonosari.
Menurutnya, kendaraan lebih banyak dialihkan lewat jalur ini ketimbang jalur selatan seperti Panggang dan Imogiri.
Pasalnya, jalur selatan kondisinya terbilang ekstrem.
"Makanya banyak kendaraan yang memenuhi jalur alternatif utara ini," ujar Ferdianzah.
Ia memperkirakan Jalan Yogya-Wonosari bisa kembali dibuka malam nanti.
Namun pembukaan itu juga bergantung keamanan di titik longsor, mengingat hujan masih mengguyur.(*)