Piala Dunia 2022
Jerman 1-2 Jepang: Alasan Panzer Lakukan Aksi Tutup Mulut sebelum Takluk dari Samurai Biru
Beberapa waktu lalu, FIFA mengancam bakal menghukum tujuh negara Eropa, termasuk Jerman, jika memakai ban kapten pelangi di Piala Dunia 2022.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Joko Widiyarso
Der Panzer belum mampu menembus pertahanan Jepang.
Di lain sisi, Jepang berusaha tampil disiplin saat bertahan.
Tim Samurai Biru tampak mencoba menerapkan strategi serangan balik.
Joshua Kimmich melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.
Sayang bagi Jerman, peluang pada menit ke-21 itu juga belum membuahkan hasil.
Jerman lalu mendapatkan hadiah penalti seusai David Raum dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh kiper Jepang, Shuichi Gonda.
Ilkay Gundogan maju sebagai eksekutor pada menit ke-33.
Ia pun berhasil menjalankan tugas dengan baik untuk membawa Jerman unggul 1-0.
Pada menit injury time babak pertama, Jerman menciptakan gol lewat sentuhan dingin Kai Havertz.
Namun, intervensi VAR membuat gol itu dibatalkan.
Tak ada lagi gol tercipta, sehingga pertandingan babak pertama ditutup dengan keunggulan 1-0 Jerman atas Jepang.
Berlanjut ke babak kedua, Jamal Musiala melakukan pergerakan lincah di dalam kotak penalti pada menit ke-51.
Jamal Musiala melewati sejumlah pemain Jepang guna melancarkan tendangan.
Namun, bola hasil sepakan dia masih melambung tinggi.
Pada menit ke-60, Ilkay Gundogan menebar ancaman. Ia meluncurkan bola mendatar ke gawang Jepang, tetapi masih membentur tiang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Aksi-tutup-mulut-Tim-Jerman-vs-Jepang-di-Piala-Dunia-di-Stadion-Khalifa-di-Doha-23-November-2022.jpg)