Berita Purworejo
Seorang Pria di Purworejo Tewas Tersambar Petir saat Mencari Rumput
Korban diduga tersambar petir saat mencari rumput untuk pakan kambing pada Sabtu (12/11/2022) lalu.
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini
TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Seorang pria paruh baya di Desa Paitan, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo , Jawa Tengah, tersambar petir saat sedang mencari rumput di sawah.
Akibatnya, korban pun meninggal dunia seketika di lokasi kejadian.
Kapolsek Kemiri, AKP Miswanto, mengungkapkan, korban bernama Daryadi (44), warga RT 01 RW 04 Desa Paitan, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo , Jawa Tengah.
Korban diduga tersambar petir saat mencari rumput untuk pakan kambing pada Sabtu (12/11/2022) lalu.
Baca juga: KECELAKAAN di Purworejo: Pengemudi Motor Meninggal Setelah Terseret Truk Tronton Sejauh 10 Meter
"Korban cari rumput di sawah sekitar pukul 14.00 WIB. Tidak lama kemudian, turun hujan intensitas sedang dibarengi dengan kilat dan petir. Namun, korban tetap meneruskan aktivitas mencari rumput, hingga kemudian tersambar petir sekitar pukul 14.30 WIB," ungkap Miswanto kepada Tribunjogja.com , Selasa (15/11/2022).
Ia merincikan lokasi korban tergeletak tepat berada di tengah sawah Desa Paitan, Kecamatan Kemiri. Jenazah korban baru ditemukan oleh tetangganya, Sugeng Edy Saputro, sekitar pukul 14.50 WIB.
"Sebelumnya, saksi (Sugeng Edy) sempat berpapasan dengan korban saat berangkat mencari rumput. Nah, setelah saksi mendengar suara petir, dia menengok ke arah korban yang sedang mencari rumput. Karena tidak melihat siluet korban, akhirnya saksi mendekati lokasi dan menemukan korban sudah tidak bernyawa," jelasnya.
Setelah itu, saksi pun langsung memanggil warga untuk mengevakuasi korban dan membawa pulang ke keluarganya.
Miswanto menambahkan, dari hasil pemeriksaan medis, ditemukan luka bakar dan lebam di beberapa bagian tubuh korban yang disebabkan tersambar petir.
Baca juga: Banjir Masih Menggenangi Desa Kertojayan Purworejo, BPBD: Perlu Membangun Saluran Air Baru
"Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan dengan benda tajam di tubuh korban. Hanya ditemukan luka lebam di bagian dada korban yang mengindekasikan luka bekas sambaran petir. Korban langsung dikebumikan pada sore hari," terangnya.
Lebih lanjut, Miswanto berpesan kepada seluruh masyarakat, khususnya yang berada di Kecamatan Kemiri, untuk menjauhi tanah atau lokasi terbuka saat hujan turun.
Hal ini untuk mengantisipasi potensi tersambar petir saat hujan, mengingat di Kabupaten Purworejo kejadian tersebut bukanlah yang pertama kali.
"Risiko tersambar petir di Kabupaten Purworejo memang agak tinggi, tapi kami tidak tahu karena pengaruh faktor apa. Yang jelas kejadian tersambar petir di Kabupaten Purworejo dalam tahun ini telah terjadi beberapa kali. Karena itu kami sarankan, saat berada di tanah yang lapang dan sedang turun hujan, ya dimohon segera menghindar (pergi dari lokasi)," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Seorang-Pria-di-Purworejo-Tewas-Tersambar-Petir-saat-Mencari-Rumput.jpg)