Gerhana Bulan

BACAAN DOA Ketika Melihat Gerhana Bulan, Lengkap Arab, Latin dan Terjemahnya

Peristiwa gerhana, baik matahari atau bulan, dalam islam merupakan fenomena yang menunjukkan tanda-tanda kebesaran Allah.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Kompas.com
Ilustrasi Gerhana bulan 

TRIBUNJOGJA.COM - Peristiwa gerhana baik matahari atau bulan dalam islam merupakan fenomena yang menunjukkan tanda-tanda kebesaran Allah.

Salat gerhana dan juga membaca doa saat melihat gerhana merupakan beberapa anjuran dalam syariat Islam saat terjadi fenomena Gerhana ini.

Di sepanjang tahun 2022 ini, ada sebanyak 4 fenomena gerhana yang akan terjadi.

Dikutip dari postingan terkini @kemenag_ri, gerhana bulan total pada 8 November 2022 bisa disaksikan dari mulai pukul 17.16 WIB hingga pukul 19.49 WIB.

Fenomena Gerhana dalam Islam

Dalam pandangan Islam, fenomena gerhana, baik matahari atau bulan, merupakan fenomena keajaiban alam yang menunjukkan tanda-tanda kebesaran Allah.

Hal itu seperti dinyatakan dalam sebuah Hadist riwayat Al- Bukhari, seperti dikutip laman Kemenag.

حَدَّثَنَا أَبُو الوَلِيْد قَالَ حَدَّثَنَا زَائِدَةُ قَالَ حَدَّثَنَا  زِيَادُ بْنُ عِلَاقَةِ قَالَ سَمِعْتُ الْمُغِيْرَةُ بْنِ شُعْبَةِ يَقُوْلُ اِنْكَسَفَتْ الشَّمْسُ يَوْمَ مَاتَ اِبْرَاهِيْمُ فَقَالَ النَّاسُ اِنْكَسَفَتْ لِمَوْتِ اِبْرَاهِيْمُ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَأَيَتَانِ مِنْ أَيَاتِ اللهِ لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمُواهُمَا فَادْعُوا اللهِ وَصَلّوا حَتَّى يَنْجَلِيَ

Artinya : (Telah menceritakan kepada kami, Abu Al Walid berkata, telah menceritakan kepada kami, Zaidah berkata, telah menceritakan kepada kami, Ziyad bin ‘Ilaqah, dia berkata: “Aku mendengar Al-Mughirah bin Syu’bah berkata, “Telah terjadi gerhana matahari ketika wafatnya Ibrahim.

Kemudian Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah, dan ia tidak akan mengalami gerhana disebabkan karena mati atau hidupnya seseorang.

Jika kalian melihat gerhana keduanya, maka berdoalah kepada Allah dan dirikan salat hingga (matahari) kembali tampak.” (H.R. Al-Bukhari).

Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada umatnya tuntunan syariat ketika terjadi gerhana matahari maupun gerhana bulan, antara lain yaitu:

1. Menghadirkan rasa takut kepada Allah saat terjadinya gerhana matahari dan bulan, karena peristiwa tersebut mengingatkan kita akan tanda-tanda kejadian hari kiamat, atau karena takut azab Allah diturunkan akibat dosa-dosa yang dilakukan.

2. Mengingat apa yang pernah disaksikan Nabi Muhammad SAW dalam Salat Kusuf.

Diriwayatkan bahwa dalam salat kusuf, Rasulullah SAW diperlihatkan oleh Allah surga dan neraka, bahkan beliau ingin mengambil setangkai dahan dari surga untuk diperlihatkan kepada mereka.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved