Berita Olahraga Hari Ini
Yulius Peter, Atlet Voli Sleman Bangga Bisa Tampil di Livoli
Yulius Peter Dwi Dewanto, atlet voli andalan Sleman sukses memulai debutnya di kompetisi profesional, Livoli Divisi Utama.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Yulius Peter Dwi Dewanto, atlet voli andalan Sleman sukses memulai debutnya di kompetisi profesional, Livoli Divisi Utama.
Peter, panggilan akrabnya bermain untuk Yuso Yogyakarta bersama 12 rekannya yang lain.
Dalam skuat Peter menjadi satu-satunya pemain paling muda.
Atlet asli Sleman tersebut saat ini baru beranjak usia 19 tahun.
Peter mengaku bahagia bisa menjadi bagian tim di ajang Divisi Utama voli nasional tahun ini.
"Awalnya saya kurang percaya diri tapi setelah melalui latihan demi latihan saya jadi bisa memantapkan diri saya untuk bermain semaksimal mungkin dan merasa bersyukur, bangga karena bisa bermain bersama orang-orang yang lebih berpengalaman diatas saya," katanya saat dihubungi Tribunjogja.com , Jumat (28/10/2022).
Baca juga: Tim Voli DIY Bidik Medali Emas di Pra Popnas 2022, Maraganti Namira Optimis Bisa Lebih Baik
Bersama Yuso Yogyakarta , Peter dan rekan-rekannya tergabung di Grup Banyuwangi dengan DPUPR, Samator, dan Pasundan.
"Pasti ada rasa pertama kali main seperti kurang pede dan lainnya, tapi untuk pertandingan yang berikutnya ternyata saya lebih yakin dan bisa bermain maksimal. Walaupun hasil akhirnya belum beruntung," ujarnya.
Sejak pertandingan awal, Peter harus berjuang dari bangku cadangan untuk menembus skuat inti.
Perlahan ia mulai menunjukkan kemampuannya dan mulai bermain di tim inti.
"Saya bersyukur, karena awalnya belum jadi pemain inti, tapi akhirnya di pertandingan kedua dan ketiga bisa jadi pemain starter awal. Itu hal yang luar biasa di hidup saya," kata Peter.
Sayangnya Peter harus sedikit bersabar karena pada kesempatan tahun ini Yuso Yogyakarta gagal melangkah ke putaran final.
Dari tiga pertandingan yang dilewati, mereka hanya meraih sekali kemenangan atas DPUPR.
Sementara Yuso harus mengakui keunggulan Pasundan dan Samator saat pertandingan.
Lebih dari itu, klub kebanggaan masyarakat Yogyakarta ini harus terdegradasi ke Divisi I setelah tak mampu menang atas DPUPR saat babak play-off penentuan peringkat 3 grup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Yulius-Peter-Atlet-Voli-Sleman-Bangga-Bisa-Tampil-di-Livoli.jpg)