Liga Champions

Barcelona 0-3 Bayern Munchen: Pengakuan Mengejutkan Xavi soal Beda Level Barca dengan Bayern

Barcelona harus mempersiapkan diri bertarung di babak 16 atau 32 besar Liga Europa 2022-2023. Barcelona harus mencicipi Liga Europa untuk ke-13 kali.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Joko Widiyarso
LLUIS GENE / AFP
Pelatih Barcelona Xavi menghadiri konferensi pers, di stadion Camp Nou di Barcelona pada 22 November 2021, menjelang pertandingan sepak bola Grup E Liga Champions UEFA melawan SL Benfica. 

TRIBUNJOGJA.COM- Barcelona mengalami malam yang benar-benar menyedihkan setelah dipastikan tersingkir di babak grup Liga Champions menyusul kekalahan telak 0-3 dari Bayern Munchen di Camp Nou, Kamis (27/10/2022) dini hari WIB.

Pasukan Xavi memasuki pertandingan Grup C yang dimainkan di tengah suasana Camp Nou yang frustasi dan tenang mengetahui bahwa mereka tidak bisa lagi berharap untuk mencapai babak 16 besar setelah di pertandingan lainnya Inter Milan menang telak 4-0 dari Viktoria Plzen di Italia.

Ini adalah tahun kedua berturut-turut Barca tersingkir dari kompetisi klub elit Eropa pada tahap ini, potensi bencana keuangan setelah upaya transfer musim panas mereka saat mereka bersiap untuk tugas lain yang tidak diinginkan di Liga Europa.

Ya, Barcelona harus mempersiapkan diri bertarung di babak 16 atau 32 besar Liga Europa 2022-2023. Barcelona harus mencicipi Liga Europa untuk ke-13 kalinya.

Bayern, sementara itu, menyegel posisi teratas dalam grup yang sulit dengan pertandingan tersisa setelah menimbulkan lebih banyak penderitaan pada Barca dengan kemenangan keenam berturut-turut atas Blaugrana meskipun beberapa pemain kunci absen karena cedera seperti kapten Manuel Neuer, Lucas Hernandez dan Leroy Sane.

Suporter Barcelona saat menyaksikan laga kontra Bayern Munchen pada match day kelima Grup C Liga Champions 2022/23 di Camp Nou, Kamis (27/10/2022) dini hari WIB.
Suporter Barcelona saat menyaksikan laga kontra Bayern Munchen pada match day kelima Grup C Liga Champions 2022/23 di Camp Nou, Kamis (27/10/2022) dini hari WIB. (www.twitter.com/FCBarcelona)

Juru taktik Barcelona, Xavi Hernandez mengakui hasil Inter berperan dalam motivasi mereka.

"Hari ini kami belum mencapai level mereka, mereka sudah lebih baik. Munich hari ini mereka lebih baik, lebih intens. Eliminasi mempengaruhi kami secara psikologis. Besok, kami berlatih dan memikirkan La Liga. Ada harapan yang tinggi, kami memiliki grup yang sulit. Segala kemungkinan terjadi pada kita. Itu sudah sangat kejam. Kami tidak bersaing dengan baik hari ini," ujar Xavi dilansir Tribun Jogja dari Marca.

"Kami tahu bahwa segala sesuatu telah terjadi pada kami, semua kemungkinan situasi. Saya mengerti bahwa dari luar ada pembicaraan tentang kegagalan, tetapi di dalam kami melakukan analisis yang berbeda. Hal pertama adalah kesalahan kami, bahwa kami belum berada di level karena efektivitas atau kesalahan. Cara kami keluar dari kompetisi, menunggu pertandingan selesai, juga kejam. Kami meninggalkan perasaan. Jika kami menganalisis pertandingan lain, saya pikir kami pantas mendapatkan lebih," tambahnya.

Jalannya Pertandingan

Barcelona tampil menyerang sejak awal babak pertama.

Harapan Barca tampil di Liga Champions sudah tipis, imbas kemenangan telak Inter Milan atas Viktoria Plzen.

Hingga menit 5, kedua tim masih mencari-cari cara agar dapat menembus pertahanan lawan.

Justru Bayern bak bermain di kandang sendiri, sedangkan Barca coba memanfaatkan celah dari kesalahan Die Roten pada menit 7.

Namun Die Roten berhasil memanfaatkan kelemahan pemain Barca yang berkumpul di lini pertahanan Bayern.

Bayern membuka keunggulan lewat gol cepat Sadio Mane pada menit 10.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved