Berita Bantul Hari Ini
Dalam Sebulan, Petugas Damkarmat Bantul Evakuasi Belasan Ular
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul mendata selama musim penghujan telah banyak menerima laporan dan mengevakuasi belasan ular
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul mendata selama musim penghujan telah banyak menerima laporan dan mengevakuasi belasan ular.
Ular-ular tersebut masuk ke pemukiman warga, baik di pekarangan ataupun masuk ke dalam rumah-rumah warga.
Kabid Pemadam Kebakaran BPBD Bantul Irawan Kurnianto mengatakan bahwa personel pemadam kebakaran dan penyelamatan ( Damkarmat ) telah belasan kali mengevakuasi ular selama musim penghujan atau di bulan Oktober ini.
Baca juga: Survei Pilpres 2024: Inilah Mayoritas Pemilih Ganjar Pranowo Sebagai Capres
“Perbulan Oktober ini sampai tanggal 26 sudah ada 16 kali evakuasi ular. Kalau dihitung dari Januari sampai hari ini sudah 165 kali evakuasi ular," ujarnya saat dikonfirmasi Rabu (26/10/2022).
Irawan menyebut, jenis ular yang dievakuasi bermacam-macam, mulai dari jenis sanca, kobra jawa dan koros.
Menurutnya, banyaknya kasus temuan ular ini lantaran awal musim penghujan merupakan saat bagi beberapa jenis ular menetaskan telurnya.
Terlebih, jika dibarengi intensitas hujan tinggi banyak ular keluar sarang untuk mencari lokasi yang lebih kering.
"Untuk itu masyarakat diimbau selalu menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi sarang ular," ujarnya.
Tak hanya di pedesaan atau yang di pinggir hutan, ular pun bisa ditemukan di wilayah perkotaan. Seperti kasus beberapa hari lalu, di mana kobra jawa ditemukan sembunyi di rak buku kantor Komplek Parasamya Kabupaten Bantul.
Irawan menyatakan bahwa ular tersebut dimungkinkan muncul dari gorong-gorong.
Baca juga: Bacaan Dzikir yang Bisa Membuat Malaikat Sampai Bingung Mencatat Amalan Pahalanya
“Tidak menutup kemungkinan di gorong-gorong selokan dimana ada tikus hidup pasti ada pemangsa alami yang juga hidup,” ujarnya.
Bagi warga masyarakat yang mendapati ular di lingkungan rumahnya, dapat menghubungi BPBD Bantul.
Selain itu tetap memastikan keberadaan atau letak ular bersembunyi, agar ketiga petugas datang dapat langsung berkonsentrasi melakukan penindakan di titik persembunyian ular tersebut.
"Kalau masyarakat menemukan ular atau satwa liar yang berbahaya segera menghubungi petugas damkar BPBD Bantul di nomor 0274-6462100 atau melalui call center 112," pungkasya. (nto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-bantul_20180731_185700.jpg)