Berita Purworejo

Jalin Silahturahmi, Ratusan Peserta Hadiri Parade Onthel Mania di Purworejo

adix Andreas, Koordinator pelaksana acara, mengungkapkan, kegiatan tersebut diikuti oleh komunitas pencinta sepeda onthel dan barang antik dari bebera

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Dewi Rukmini
Suasana pintu barat Lapangan Garnizun, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, saat para peserta Parade Onthel Mania memulai bersepeda menggunakan sepeda onthel, Minggu (23/10/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Ratusan orang berkumpul di lapangan Garnizun, Jalan Pemuda Nomor 227, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah untuk mengikuti parade onthel mania. 

Kegiatan yang dilaksanakan Minggu (23/10/2022) sekitar pukul 08.00 WIB itu mengangkat tema 'Ngonthel Bareng Bupati Purworejo'. 

Meskipun Bupati Purworejo tak bisa hadir, hal itu tidak menyurutkan semangat peserta untuk mengelilingi Kota Purworejo menggunakan sepeda onthel. 

Baca juga: Angka Kunjungan Wisata di Kota Yogyakarta Melonjak Dua Kali Lipat Lampaui Target 2022

Radix Andreas, Koordinator pelaksana acara, mengungkapkan, kegiatan tersebut diikuti oleh komunitas pencinta sepeda onthel dan barang antik dari beberapa daerah, semisal Cilacap, Banyumas, Kebumen, Yogyakarta, Klaten, Semarang, dan Purworejo

"Kalau mengacu kepada kupon regristrasi kami yang telah habis, maka ada sekitar 600-an peserta yang hadir. Peserta didominasi komunitas pencinta sepeda tua dari luar kota," ucapnya kepada Tribunjogja.com, Minggu (23/10/2022). 

Ia menambahkan, para peserta parade onthel mania melewati lintasan sejauh 8 kilometer.

Rutenya dimulai dari pintu barat Lapangan Garnizun, Jalan Mayjen Sutoyo, menuju Jalan Urip Sumoharjo. 

Kemudian belok ke Jalan Veteran dan Jalan Purworejo-Salaman melewati Pasar Baledono.

Lalu jalan terus melewati Patung WR Supratman, belok ke arah Alun-alun Purworejo, dan kembali lagi di Lapangan Garnizum. 

Lebih lanjut, Radix mengatakan, agenda pagi itu merupakan wujud kerinduan komunitas terhadap pagelaran serupa yang diadakan di Kabupaten Purworejo.

Baca juga: Fakultas Hukum UAJY Implementasikan Program PK-KM, Cetak Lulusan Profesional

Kerinduan itu disebabkan terpaan pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir yang membuat beberapa acara terpaksa ditunda. 

Oleh karena itu, ia berharap agenda tersebut dapat mengobati rasa rindu masyarakat terhadap acara-acara di Kabupaten Purworejo

"Selain itu, tujuan utama acara ini adalah untuk merekatkan kembali tali silahturahmi sesama pencinta sepeda tua. Sejalan dengan motto komunitas sepeda tua, yakni satu sepeda sejuta saudara," tutupnya. (drm)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved