Berita DI Yogyakarta Hari Ini

Delapan Aset Tanah Wakaf Terdampak Tol Yogyakarta-Bawen Menunggu Tukar Guling

Tanah wakaf yang terdampak itu berupa lahan kosong serta bangunan tempat ibadah dan madrasah di kawasan Sayegan dan Mlati.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
Tribun Jogja/ Ahmad Syarifudin
Proses Pembangunan Proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen seksi 1, tepatnya di Kalurahan Tirtoadi, Mlati, Kabupaten Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kementerian Agama (Kemenag) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat ada delapan titik tanah wakaf yang terdampak Tol Yogyakarta-Bawen yang menanti proses tukar guling atau tanah pengganti.

Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat Wakaf, Kanwil Kemenag DIY, Sigit Warsito mengatakan, tanah wakaf yang terdampak itu berupa lahan kosong serta bangunan tempat ibadah dan madrasah.

Tanah wakaf itu terletak di kawasan Sayegan dan Mlati.

Baca juga: Proyek Jalan Tol Bawen-Yogyakarta Wilayah Magelang Masuki Tahap Baru

Pihak Kemenag DIY berprinsip, bilamana tanah wakaf tersebut terdampak tol, maka tim pengadaan lahan harus mencarikan tanah pengganti.

"Prinsipnya tanah diganti tanah, bangunan ya, diganti bangunan," katanya, Minggu (23/10/2022).

Dia menambahkan, dari delapan aset wakaf tersebut, hanya sebagian saja yang sudah mendapat aset pengganti.

Pihaknya mendesak tim pengadaan lahan agar proses itu dapat berjalan dengan baik.

"Sebagian sudah ada tanah pengganti. Harapannya semua berjalan lancar," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )

 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved