Berita Sleman Hari Ini
Sleman Creative Week Jadi Bentuk Unjuk Potensi Perkembangan Ekonomi Kreatif Sleman
Sleman Creative Week jadi ajang promosi unjuk potensi 17 sub sektor ekonomi kreatif Kabupaten Sleman.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sebagai upaya menggerakkan perekonomian masuarakat melalui sub sektor ekonomi kreatif, Pemkab Sleman melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman menggelar Sleman Crative Week #2 2022 di Taman Kuliner Condongcatur tepat di Padukuhan Gejayan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman , Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (21/10/2022).
"Event Sleman Creative Week merupakan bentuk fasilitasi unjuk potensi perkembangan 17 sub sektor ekonomi kreatif dari pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Sleman," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman , Ishadi Zayid saat memberikan laporan pembukaan penyelenggaraan Sleman Crative Week #2 2022.
Dikatakannya, acara itu turut menjadi ajang promosi unjuk potensi 17 sub sektor ekonomi kreatif Kabupaten Sleman dalam menggerakkan ekonomi masyarakat Kabupaten Sleman pasca pandemi.
Acara itu pun sebagai media untuk mengenalkan 17 sub sektor ekonomi kreatif kepada masyarakat melalui workshop-workshop kreatif yang akan digelar olehnya.
Baca juga: Gebyar Batik Sleman 2022 Resmi Dibuka, Ada Diskon Sampai 30 Persen
Tidak hanya itu saja, Sleman Creative Week turut andil sebagai media wadah pengembangan sub sektor seni pertunjukan sekaligus memberikan hiburan kepada masyarakat melalui panggung pentas seni.
Oleh sebab itu, berbagai rangkaian kegiatan kreatif akan digelar oleh pihaknya sepanjang Oktober 2022 di wilayahnya.
"Rangkaian kegiatan dalam Sleman Creative Week #2 sudah dimulai dengan Event Pesta Boneka #8, yang dilaksanakan pada 3-9 Oktober 2022 di Kampung Media dan Desa Wisata Sejarah Kelor," terangnya.
Agenda turut dilanjutkan dengan Sleman Creative Week yang berlangsung pada 21-23 Oktober 2022 di Sleman Creative Space dan Taman Kuliner Condongcatur.
"Nantinya, agenda akan ditutup pada Minggu (23/10/2022) dengan event Bedog Arts Festival yang digelar di Studio Banjarmili, Kradenan, Banyuraden, Gamping, Sleman dengan tema Memayu Hayuning Sukma, Tribute to Miroto," imbuhnya.
Tentu hal itu sebagai bentuk upaya mendorong pembangunan ekonomi melalui perkembangan ekonomi kreatif.
Acara yang bertajuk Living Collaborative Culture itu terdapat pameran Potensi sub sektor ekonomi kreatif dengan 26 tenant produk ekonomi kreatif dan dimeriahkan oleh 13 grup kesenian.
Baca juga: Tempat Healing di Sleman Paling Pas untuk Sejenak Kabur dari Keramaian Kota
Dalam kesempatan itu, Bupati Sleman , Kustini Sri Purnomo terlihat hadir dan menyampaikan beberapa pesan.
"Berbagai macam kegiatan Sleman ini memang menunjukkan masyarakat yang kreatif dan inovatif. Oleh karena itu, kami Pemerintah Kabupaten Sleman tidak salah kalau selalu memfasilitasi dan menjembatani potensi-potensi yang ada di Sleman ," tuturnya.
Dikatakannya, potensi kreatif tidak hanya tumbuh di kota-kota saja, tetapi juga bisa tumbuh di desa-desa.
Menurutnya, ide-ide cemerlang itu harus terus didorong oleh pihaknya dan di lakukan kolaborasi.
Melalui hal itu, kini Bupati Sleman telah menerbitkan Surat Keputusan Bupati nomor 72/Kep.KDH/A/2022 tentang bulan Oktober sebagai bulan ekonomi kreatif Kabupaten Sleman .
"Semoga ke depan adanya Sleman Creative Week bisa meningkatkan Sleman yang unggulan di tingkat internasional," pungkasnya.( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Sleman-Creative-Week-JadiBentuk-Unjuk-Potensi-Perkembangan-Ekonomi-Kreatif-Sleman.jpg)