Berita Purworejo
Progres Penyaluran BLT BBM di Purworejo Capai 98 Persen
Bagi KPM yang belum mencairkan BLT BBM karena tidak mau divaksin, masih bisa mengambil bantuan tahap dua pada November 2022 mendatang.
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini
TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Progres realisasi penyaluran bantuan langsung tunai bahan bakar minyak (BLT BBM) di Kabupaten Purworejo terus meningkat.
Pemerintah Kabupaten Purworejo melalui Dinas Sosial melaporkan, penyaluran BLT BBM per Oktober 2022 telah mencapai angka 98 persen.
Jumlah tersebut terpantau naik sebanyak 1,1 persen dari bulan lalu (September).
Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsosdaldukkb) Kabupaten Purworejo , mengatakan, total keluarga penerima manfaat (KPM) BLT BBM di wilayahnya sebanyak 68.271 KK yang tersebar di 16 Kecamatan.
Baca juga: Sebanyak 450 KPM di Baledono Purworejo Terima BPNT Berupa Sembako Lewat E-Waroeng
"Realisasi BLT BBM di Kabupaten Purworejo per 27 September 2022 adalah 96,9 persen. Namun, menurut informasi terakhir yang saya dapatkan dari Kepala Kantor Pos Purworejo, saat ini progres penyaluran sudah 98 persen, jadi naik 1,1 persen" ungkap Jainudin kepada Tribunjogja.com , Rabu (19/10/2022).
Ia menilai setiap penyaluran bantuan kepada masyarakat memang tidak bisa selalu terpenuhi 100 persen.
Sebab, ada banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut, baik dari si penerima manfaat sudah meninggal, pindah ke daerah lain, atau terjadi penundaan karena KPM enggan divaksin booster.
Meskipun begitu, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk tetap menyalurkan bantalan sosial berupa uang tunai, khususnya untuk KPM yang tidak mau divaksin.
Jainudin mengaku telah melakukan upaya-upaya pendekatan, hingga beberapa orang bersedia vaksin booster.
Baca juga: Dinsosdaldukkb Purworejo: Hak Penggunaan Dana BLT di Luar Otoritas, Sepenuhnya Milik KPM
"Namun kepada KPM yang masih 'bandel', Dinsos belum berani mengambil tindakan tegas untuk tidak mencairkan BLT. Maka, saya ijinkan yang bersangkutan mengambil BLT dengan catatan membuat surat pernyataan bahwa tidak mau divaksin," ucapnya.
Metode itu dinilai cukup efektif untuk meningkatkan progres realisasi penyaluran BLT BBM .
Lebih lanjut, ia mengatakan, bagi KPM yang belum mencairkan BLT BBM karena tidak mau divaksin, masih bisa mengambil bantuan tahap dua pada November 2022 mendatang.
"Tetapi kalau bantuan belum bisa diambil karena KPM meninggal atau sudah pindah ke daerah lain, maka tidak dapat dilakukan pencairan tahap kedua. Uang tetap ada di kantor pos, nanti dari pihak kantor pos akan dilaporkan dan dikembalikan ke Kementrian Sosial," tutupnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Progres-Penyaluran-BLT-BBM-di-Purworejo-Capai-98-Persen.jpg)