Berita Magelang Hari Ini

Pemkab Magelang Dukung Gerakan Menanam 10 Juta Pohon untuk Menjaga Keseimbangan Alam

Kegiatan itu berlangsung  di Joglo Taman Parkir, Wringinputih, Borobudur pada Jumat (14/10/2022).

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kabupaten Magelang 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang mendukung program menanam 10 juta pohon yang diusung oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayan (Kemenko PMK) RI.

Kegiatan itu berlangsung  di Joglo Taman Parkir, Wringinputih, Borobudur pada Jumat (14/10/2022).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magelang, Adi Waryanto, mengatakan kegiatan ini dicanangkan di Bali pada tanggal 24 Mei 2022 dalam rangka Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR).

"Bibit pohon ini berasal dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Serayu Opak Progo (BPDASHL SOP) sebanyak 147.641 batang terdiri dari 21 jenis, salah satunya adalah bibit pohon Kalpataru," jelasnya, Jumat (14/10/2022).

Menurutnya, pepohohan juga mempunyai fungsi sebagai paru-paru yang mengubah karbondioksida menjadi oksigen yang sangat dibutuhkan manusia untuk bernapas. 

Kendati demikian, gerakan penanaman pohon ini tidak akan  berarti apabila perilaku masyarakat sebagai manusia tidak mendukung upaya-upaya tersebut.

"Karena pepohonan memberikan banyak manfaat untuk mengurangi polusi atau pencemaran, meningkatkan kadar oksigen di udara serta meneduhkan dan memperindah lingkungan hidup,"terangnya.

Ia berharap kegiatan penanaman pohon ini dapat meningkatkan kepedulian masyarakat untuk bersama-sama mencegah bencana alam terutama bencana tanah longsor dan banjir yang kerap kali terjadi di Kabupaten Magelang.

"Selain itu,  juga sebagai salah satu langkah dan upaya kita bersama dalam rangka mensukseskan pembangunan lingkungan hidup di Kabupaten Magelang," ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Kebudayaan dan Prestasi Olahraga, Kemenko PMK, Didik Suhardi, menyampaikan kegiatan ini sebagai komitmen Indonesia sebagai salah satu negara penyangga iklim dan pemanasan global.

Kegiatan ini, diharapkan bisa memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa kebiasaan menanam itu harus ditanamkan kepada masyarakat,"urainya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved