Aksi Klitih Jogja

Pengendara Motor Diduga Dibacok Saat Melintas di Flyover Lempuyangan, Ini Kata Polisi

Seorang pengendara motor mengaku dibacok segerombolan orang saat melintas di Flyover Lempuyangan pada Kamis dini hari

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
Screshoot unggahan akun @merapi_uncover
Unggahan warganet soal dugaan klitih di atas flyover Lempuyangan 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dugaan aksi kriminalitas jalanan atau lazim disebut klitih kembali terjadi di Yogyakarta.

Kali ini pengendara sepeda motor diduga menjadi korban lantaran dibacok saat berkendara di flyover Lempuyangan, Kemantren Danurejan, Kota Yogyakarta, Kamis (13/10/2022) dini hari.

Informasi itu beredar luas di media sosial dan twitter. Akun @merapi_uncover termasuk yang mengunggah ulang informasi dugaan klitih tersebut.

"Min. Temenku abis korban klitih, jam set (setengah) 3 pagi di jembatan Lempuyangan," tulis akun itu.

Dia juga menyertakan foto tangkapan layar berisi percakapan serta foto kerusakan sepeda motor yang diduga milik korban.

Dalam screenshot itu, akun @botak_bs sedang berkirim pesan dengan seseorang yang intinya dia baru saja mengalami pembacokan.

Diterangkan pula bahwa pelaku diduga sebanyak empat orang dengan salah satu dari mereka mengenakan jaket yang biasa dikenakan oleh driver ojek online. 

Baca juga: Beredar Kabar Siswa SMA Dibegal dan Dibacok di Sidomoyo Godean Sleman, Ini Kata Polisi 

"Habis dibacok aku panik langsung muter balik. Tak kirain leherku robek rupanya engga," tulis pemilik akun @botak_bs.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Danurejan Kompol Heribertus Aan Andriyanto menjelaskan saat ini polisi masih menelusuri informasi dugaan kekerasan jalanan yang beredar di media sosial tersebut.

Polisi masih baru melakukan kroscek informasi kepada warga yang mengunggah video dugaan kekerasan di flyover Lempuyangan tersebut.

"Masih dikroscek ke yang upload. Yang upload itu kan temannya," kata Aan, dikonfirmasi, Kamis (13/10/2022) siang.

Dia menambahkan, sementara ini polisi baru melakukan pendalaman kepada teman korban yang mengunggah bukti adanya kekerasan jalanan di flyover Lempuyangan.

"Karena gak ada laporan. Lagi nemuin yang upload," tegasnya. (Tribunjogja/hda)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved