Berita Kabupaten Magelang Hari Ini
Imbas Banjir Bandang di Nalan Magelang, Sebanyak 3 Dusun Terancam Akses Air Bersih
Ada tiga dusun yang terancam kehilangan akses air bersih yakni Dusun Nalan I, Dusun Nalan II, dan Dusun Nalan III.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Akibat banjir bandang yang menerjang Dusun Nalan III, Desa Kenalan, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang , pada Selasa (12/10/2022) mengakibatkan pipa paralon penghubung air bersih antar dusun terputus.
Setidaknya, ada tiga dusun yang terancam kehilangan akses air bersih yakni Dusun Nalan I, Dusun Nalan II, dan Dusun Nalan III.
"Kurang lebih 150 kepala keluarga (KK) yang memanfaatkan air bersih itu. Jadi, sebanyak 150 KK terdampak air bersih sejak kemarin," ujar Kepala Desa Kenalan, Agus Waluyo saat ditemui disela membersihkan material banjir bandang, Rabu (12/10/2022).
Baca juga: Dusun Nalan Borobudur Magelang Dilanda Banjir Bandang Seusai Diguyur Hujan Deras
Ia menambahkan, air bersih yang disalurkan lewat paralon itu berasal dari mata air yang berasal dari sumur di Balai Desa Kenalan.
Yang dinaikkan dari Dusun Kemloko I lalu disebar ke tiga dusun tersebut
"Air bersih itu asal usulnya dari sumber mata air sumur bor di balai desa. Kami naikkan ke Kemloko I lalu dialirkan ke Nalan I, II, III. Di Nalan III itu ada sebanyak 70 KK yang terdampak,"ungkapnya.
Atas kejadian ini, pihaknya pun sudah mengusulkan kepada pemerintah kabupaten untuk menyambungkan kembali pipa yang putus itu.
Agar, segera bisa digunakan lagi oleh masyarakat.
Baca juga: Proses Pembersihan Material Banjir Bandang di Nalan Magelang Libatkan 350 Personil Relawan
"Jadi, nanti harapan besar segera mungkin pemerintah desa atau perlu pendampingan kepada pihak terkait untuk memperbaiki saluran air tersebut," ujarnya.
Terpisah Kepala Pelaksana BPBD Magelang , Edi Warsono mengatakan, sementara kebutuhan air bersih untuk warga terdampak banjir bandang di drop menggunakan tangki.
"Fasilitas umum bukan hanya jembatan tapi juga dampak air bersih. Hari ini, kami kirim berapa tangki untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum. kemudian, untuk paralon ini sudah kita koordinasikan dengan instansi terkait, PDAM," urainya. ( Tribunjogja.com )