Kompetisi Liga 3 DIY Segera Dimulai, Asprov PSSI DIY Tunggu Mandat Pusat dan Izin Polda DIY
Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DI Yogyakarta masih menunggu mandat PSSI pusat terkait kepastian digulirkannya kompetisi Liga 3 musim 2022.
Penulis: Taufiq Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DI Yogyakarta masih menunggu mandat PSSI pusat terkait kepastian digulirkannya kompetisi Liga 3 musim 2022.
Meski begitu, salah satu tahapan untuk persiapan telah dilakukan, dengan pembagian grup bagi seluruh tim yang akan berpartisipasi.
Direktur Kompetisi Asprov PSSI DIY, Ediyanto mengatakan, pelaksanaan kompetisi Liga 3 DIY sudah disiapkan.
"Namun untuk pelaksanaan kompetisinya, kami masih menunggu arahan dari PSSI Pusat, karena memang saat ini seluruh kompetisi masih dihentikan pascatragedi Stadion Kanjuruhan," kata Ediyanto kepada wartawan, Selasa (11/10/2022).
Baca juga: Update Terkini Tragedi Kanjuruhan: Korban Meninggal Bertambah, Jenazah ke 132 Bernama Helen
Ediyanto melanjutkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan tim peserta untuk pembagian jadwal awal dimulainya kompetisi dan pembagian grup.
"Kemarin kita jadwalkan dimulai tanggal 25 Oktober. Nanti juga kami bersurat ke PSSI Pusat terkait proposal pelaksanaan Liga 3 DIY ini," sambung dia.
Selain bersurat ke PSSI Pusat untuk mendapatkan arahan, Asprov PSSI DIY juga akan melakukan koordinasi ke Polda DIY guna menjelaskan rencana pelaksanaan kompetisi Liga 3 DIY yang sesuai jadwal berlangsung 25 Oktober.
"Kami sudah bersurat ke Polda DIY terkait rencana pelaksanaan Liga 3 ini, besok kami akan sowan ke Polda DIY dan PSSI Pusat untuk koordinasi agar keamanan lebih lebih baik lagi," ungkapnya.
Selanjutnya, soal pembagian grup, saat Liga 3 DIY musim ini diikuti 18 tim yang dibagi dalam tiga grup, dengan satu grup diisi enam tim.
Dari hasil pembagian yang digelar beberapa hari yang lalu, Grup A diisi oleh, PS Indonesia Muda Naturindo, PS HW UMY, Jogja Istimewa Football, JK United, PS Baturetno, dan Duta Pro Bina Taruna KCM.
Untuk Grup B terdiri dari, UAD FC, Gadjah Mada FC, FC UNY, Tunas Jogja, Persikup Kulonprogo, dan Persiba Bantul. Sementara di Grup C diisi tim Mataram Utama Manggala, Bantul United, Gunungkidul Tigers, Tunas Ngaglik, Satria Adikarta dan Raga Putra Menoreh.
"Dari masing-masing grup, nantinya dua tim teratas atau rangking 1 dan 2 maju ke babak 6 besar," jelasnya.
Pada babak 6 besar, nantinya akan dibagi dalam dua grup berbeda yang berisisikan 3 tim di masing-masing grup. Pada babak 6 besar ini, akan diambil empat tim terbaik untuk masuk babak semifinal dan pemenang di babak semifinal akan maju ke final.
Baca juga: Terima Uang Ganti Rugi Tol Jogja-Solo Rp 2,9 Miliar, Warga Jogonalan Klaten Tak Kuasa Tahan Air Mata
"Dengan format itu, maka tim juara akan bertanding 9 kali. Ini sesuai dengan regulasi PSSI, juara minimal 8 kali. Artinya kita justru melebihi dan harapannya itu bisa menambah satu lagi yang lolos ke nasional," jelasnya.
Selain akan menunggu arahan dari PSSI Pusat terkait digulirkannya kompetisi Liga 3, arahan dari induk organisasi di Jakarta ini juga penting untuk memastikan digulirkannya kembali kompetisi Piala Soeratin.
"Kami sudah bersurat ke PSSI yang menanyakan kelanjutan Piala Soeratin, kami sendiri berharap 10 hari ke depan sudah dimulai lagi, karena anak-anak ini perlu kompetisi untuk regenerasi pemain kedepannya," pungkas dia.(tsf)