Wujudkan Pemilu Berkualitas, NasDem Gelar Sekolah Kader
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DIY Subardi mengatakan, sebanyak 21 ribu kader NasDem se-DIY akan mengikuti sekolah kader.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Memasuki tahun politik, kesiapan para kontestan pemilu sangat menentukan kualitas pemilu.
Di Yogyakarta, Partai NasDem kini sedang menyiapkan program sekolah kader menyongsong Pemilu 2024.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem DIY Subardi mengatakan, sebanyak 21 ribu kader NasDem se-DIY akan mengikuti sekolah kader.
Program ini bekerja sama dengan praktisi pemilu, akademisi, lembaga survei dan kalangan jurnalis.
Sekolah kader akan digelar bertahap hingga pertengahan tahun 2023.
Seluruh peserta akan dilatih komunikasi publik, pendidikan politik, pemetaan suara dapil, strategi kampanye, pelatihan saksi pemilu, hingga pengawalan hasil suara pemilu.
“Pada bulan Oktober ini kader-kader NasDem di seluruh DIY akan mengikuti sekolah kader. Kita ingin ada perbaikan kualitas pemilu. Bagi saya itu harus dimulai dari internal partai,” kata Subardi saat ditemui di kediamannya, kawasan Papringan, Caturtunggal, Sleman, Minggu (9/10).
Menurut Anggota Komisi VI DPR RI itu, sekolah kader akan mencetak kader NasDem yang paham dinamika kontestasi politik, termasuk strategi pemenangan pemilu.
Pelaksanaan sekolah kader juga penting sebagai wadah penanaman ideologi partai dan manajemen organisasi.
Sebagai partai modern, NasDem memastikan proses kaderisasi adalah unsur fundamental yang harus dipenuhi.
Pembentukan kader yang visioner tidak bisa instan. Proses kaderisasi dan pendidikan politik harus dilakukan berkelanjutan.
“NasDem tidak memilih cara-cara instan. Sekolah kader ibarat laboratorium yang akan mencetak kader bermutu. Jadi kita siapkan dari sekarang,” urai Mbah Bardi, sapaan akrabnya.
Subardi menjelaskan, manfaat lainnya dari sekolah kader adalah adanya ikatan ideologi antar kader NasDem.
Ikatan tersebut akan turut membangun party-identification atau kedekatan antara masyarakat dengan partai.
Selama ini persoalan rendahnya ID partai dianggap menjadi faktor rendahnya kualitas pemilu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Wujudkan-Pemilu-Berkualitas-NasDem-Gelar-Sekolah-Kader.jpg)