Berita Otomotif Terkini
Raih Piala Raja, Chopper 'Sinaga' Queen Lekha Choppers Bertabur Emas Murni di Body Motor
Chopper 'Sinaga' juga merupakan representasi selera dan gaya hidup sang pemilik dengan gaya glam-rock dan klasik Eropa.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Menjadi sebuah hal lumrah dan lazim bagi pecinta otomotif untuk memodifikasi motor kesayangan.
Apalagi, banyak gaya modifikasi yang bisa disesuaikan dengan selera serta karakter pengendara.
Di samping itu, tampilan motor pun digadang-gadang bisa meningkatkan kepercayaan diri dari pengendara, tengok saja Chopper 'Sinaga' garapan Muhammad Perdana Agung atau akrab disapa Yayack Lekha dari Queen Lekha Choppers , yang sukses memukau 25 ribu pengunjung yang hadir dalam ajang KUSTOMFEST: Indonesia Kustom Kulture Festival 2022 di JEC, 1-2 Oktober 2022 lalu.
Bagaimana tidak, Chopper 'Sinaga' yang mengusung dapur pacu v-twin Harley-Davidson Generator Shovelhead tahun 1966 ini punya detail yang cukup asik dikulik.
Mengusung konsep choppers jadul yang dikreasikan dan dihiasi dengan sentuhan old-money super detail, motor Chopper 'Sinaga' sangatlah memukau.
Tak heran, berkat Chopper 'Sinaga' Queen Lekha Choppers berhak membawa pulang sebuah piala bergilir bertajuk Piala Raja, menjadi karya yang terbaik di Kustomfest tahun ini.
Baca juga: Chopper Electric Bike jadi Lucky Draw KUSTOMFEST 2022
Dijelaskan Yayack, lewat karya terbarunya ini ia ingin membawa sentuhan baru ke dalam dunia perkustoman.
"Semua bagian yang terkait dibuat dengan tangan dan dedikasi proses yang panjang. 'Sinaga' seluruh bagiannya dibuat secara manual menggunakan teknik tradisional yang membutuhkan waktu sekitar 4 bulan untuk menyelesaikan keseluruhan motor tanpa melewatkan satu detail pun," ujar Yayack.
Dalam membangun motor berkapasitas mesin 1200cc tersebut, Queen Lekha Choppers yang telah berdiri lebih dari satu dekade tersebut turut menggandeng seniman asal Kota Gudeg, di antaranya Sweda, David Stone, Fahmi Freeflow, Reza Bloody, dan Anto Jog untuk memberikan sentuhan dan nilai aesthetic.
Soal nama 'Sinaga' yang disematkan pada motor kedua dan terakhir yang diproduksi Queen Lekha Chopper pada tahun 2022 ini, Yayack mengungkapkan bahwa nama tersebut merupakan marga Batak dari sang pemilik motor, Ronny Lesmana Sinaga.
"Sinaga sendiri merupakan nama marga dari salah satu Raja Simalungun yang pernah memerintah di tanah Simalungun," terang Yayack.
Lebih lanjut dijelaskannya, Chopper 'Sinaga' juga merupakan representasi selera dan gaya hidup sang pemilik dengan gaya glam-rock dan klasik Eropa.
Ya, Yayack sengaja memberikan sentuhan kemewahan pada motor dengan rangaian rancang bangun yang padat ini.
Paling kentara ialah motif yang langsung dilukis tangan dan gold leaf terbuat dari emas murni 24 karat (24K) tersebar pada sekujur bodi chopper glamor ini. Belum lagi pada bagian tutup tangki terdapat taburan berlian.
Selain itu, seat alias bagian joknya nya terbuat dari kulit potongan tas Louis Vuitton milik owner.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Raih-Piala-Raja-Chopper-Sinaga-Queen-Lekha-Choppers-Bertabur-Emas-Murni-di-Body-Motor.jpg)