Berita Klaten Hari Ini

Pelarian Kawanan Maling Minimarket di Klaten Berakhir, Ini Modus yang Digunakan Pelaku saat Beraksi

Ketiganya sudah meringkuk di balik jeruji besi yang ada di ruang tahanan Polres Klaten untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya

Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM/ ALMURFI SYOFYAN
Tiga tersangka pencuri minimarket di Desa Krajan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, saat dihadirkan pada sesi konferensi pers di Mapolres setempat, Selasa (4/10/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Pelarian tiga orang kawanan maling yang melubangi dinding tembok bagian belakang sebuah minimarket di Dukuh Tasgading, Desa Krajan, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten pada Senin (6/6/2022) lalu, kini berakhir.

Tiga tersangka yang berinisial A (53) warga Pandeglang, Banten, ANF (24) warga Tangerang, Banten dan IS (41) warga Brebes, Jawa Tengah ditangkap Tim Resmob Satreskrim Polres Klaten akhir September lalu.

Kini ketiganya sudah meringkuk di balik jeruji besi yang ada di ruang tahanan Polres Klaten untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Klaten, AKP Guruh Bagus Eddy Suryana, mengatakan aksi pencurian yang dilakukan tiga tersangka itu dilakukan dengan cara yang tak biasa, yakni dengan melubangi dinding tembok minimarket.

Aksi itu diketahui oleh korban pemilik minimarket berinisial AR (21) ketika karyawannya inisial F mau membuka minimarket saat pagi hari sekira pukul 08.00 WIB.

"Korban dapat info dari karyawannya kalau minimarket mengalami pencurian dan terlihat dinding yang berada di gudang minimarket sudah dilubangi oleh tersangka," ucapnya saat konferensi pers di Mapolres setempat, Selasa (3/10/2022).

Kemudian, korban sempat mengecek barang-barang yang hilang di minimarket itu, adapun kerugian yang dialami oleh korban saat itu mencapai Rp34 juta.

Selanjutnya korban melaporkan kejadian pencurian tersebut ke Mapolsek Jatinom.

Jajaran Unit Reskrim Polsek Jatinom bersama Tim Resmob Satreskrim Polres Klaten kemudian melakukan penyelidikan ke sejumlah saksi dan memeriksa kamera pengawas yang ada di sekitar lokasi.

Pihak kepolisian berhasil mengidentifikasi para pelaku dan dilakukan penangkapan dari persembunyiannya pada akhir September 2022 di wilayah Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten.

"Kita tangkap di satu lokasi, di daerah Jogonalan, kita dapat info mereka mau beraksi lagi dan langsung kita tangkap, mereka kita amankan tanggal 24 September 2022," jelasnya.

Menurut AKP Guruh, dari tangan kawanan maling tersebut pihaknya mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk beraksi yakni berupa 1 unit alat bor manual, 1 batang linggis dan 2 unit telepon genggam.

Seorang tersangka berinisial IS (41) mengaku jika dirinya bertugas untuk melubangi dinding minimarket tersebut.

Ia juga mengaku baru satu kali melakukan aksi pembobolan minimarket tersebut.

"Saya bertugas melubangi dinding minimarket pakai alat-alat. Itu melubangi selama 3 jam. Mulai jam 1 dinihari yang diambil rokok dan susu," ujarnya.

Ia mengatakan, seluruh barang-barang yang dicuri tersebut dijual dengan harga Rp10 juta dan uangnya dibagi tiga oleh para tersangka untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

"Yang diambil rokok dan susu, dijual Rp 10 juta untuk makan," imbuh dia.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke-4e, 5e KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara selama-lamanya 7 tahun. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved