Tragedi Kanjuruhan Arema Vs Persebaya

Update Terkini Jumlah Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan pascalaga Arema vs Persebaya Menurut Kemenkes

Secara keseluruhan, berdasarkan catatan Kemenkes, jumlah korban sebanyak 437 orang. Korban sebanyak itu mencakup korban luka-luka dan meninggal

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
SURYAMALANG.COM/PURWANTO
Suporter Arema FC atau dikenal dengan sebutan Aremania saat mengevakuasi korban kericuhan setelah pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM - Update terbaru jumlah korban jiwa dalam tragedi kerusuhan Suporter di Stadion Kanjuruhan setelah laga Arema vs Persebaya diungkap oleh Kementerian Kesehatan.

Kemenkes menyebut korban jiwa dalam tragedi tersebut mencapai 125 orang. 

Tribun Jogja mengutip laporan kompas.com, Nadia mengungkapkan, korban luka-luka itu dirawat di beberapa rumah sakit. Sebagian korban yang luka ringan sudah kembali ke rumah.

"Kalau yang luka ringan sudah ada yang pulang (ke rumah). Yang dirawat di rumah sakit hanya yang berat," ucap dia.

Layanan kesehatan untuk korban

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut, tidak ada kendala terkait pelayanan kesehatan yang diberikan rumah sakit.

Korban luka-luka pun tidak perlu khawatir soal biaya. Sebab, biaya perawatan ditanggung oleh pemerintah.

"Semua biaya (pengobatan) ditanggung pemerintah. Sejauh ini tidak ada keluhan dalam hal pelayanan. Semua terlayani dengan cepat dan sesuai prosedur," ucap Muhadjir.

Muhadjir melakukan kunjungan ke Malang bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk mewakili Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Kunjungan itu bertujuan menjenguk para korban dan memberikan bantuan kepada keluarga korban meninggal.

"Hari ini Mensos (Risma) sudah berada di Malang mengunjungi keluarga korban sambil memberikan santunan, bersama saya," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, kerusuhan suporter terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).

Kerusuhan dipicu oleh kekalahan Arema FC atas Persebaya dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2022-2023.

Para suporter akhirnya turun ke lapangan setelah tak puas dengan hasil pertandingan. Lalu, untuk melerai massa, polisi menembakkan gas air mata ke lapangan dan tribun penonton.

Tembakan gas air mata membuat suporter panik dan berusaha mencari pintu keluar. Saat kondisi itu, banyak suporter yang terinjak-injak bahkan sesak napas karena paparan gas air mata. (*)

Artikel tayang di https://nasional.kompas.com/read/2022/10/03/kemenkes-korban-luka-berat-kanjuruhan-58-orang-meninggal-dunia-131-orang

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved