Kerusuhan Arema FC vs Persebaya
Inilah Profil Stadion Kanjuruhan
Stadion Kanjuruhan menjadi saksi tragedi usai gelaran pertandingan Arema FC vs Persebaya.
Hingga pada 9 Juni 2004, Stadion Kanjuruhan diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri dengan menandatangani plakat yang diletakkan di depan stadion.
Pada awal musim 2014, stadion ini mengalami penambahan satu tribun yakni tribun berdiri di sekeliling lintasan tepi lapangan (Sentel Ban) dengan pagar sebagai pemisah antara tribun dengan lapangan.
3. Pembangunan telan biaya puluhan miliar
Stadion Kanjuruhan yang menjadi milik Pemerintah Kabupaten Malang diketahui dibangun dengan biaya 35 milyar rupiah.
Hal ini karena Stadion Kanjuruhan memiliki berbagai fasilitas mumpuni, termasuk lapangan sepak bola berstandar nasional, lengkap dengan lintasan atletik dan tribun penonton.
4. Kapasitas Stadion Kanjuruhan
Melansir dari laman Pemerintah Kabupaten Malang, Stadion Kanjuruhan berdiri di lahan dengan luas sekitar 3,5 Hektar.
Stadion Kanjuruhan disebut berkapasitas 45.000 orang, mencakup fasilitas tribun ekonomi dan VIP.
Untuk area tribun VIP sendiri berada di bagian barat, sementara area tribun VIP berada di bagian berada di sisi utara, timur, dan selatan.
5. Fasilitas standar FIFA
Stadion Kanjuruhan juga telah dilengkapi fasilitas standar FIFA termasuk dengan sistem lampu sorot (flood-light).
Sistem lampu sorot berdaya 320 kiloWatt, dengan kuat penerangan rata-rata sebesar 1200 lux disesuaikan dengan standar FIFA untuk mengakomodasi pertandingan yang diselenggarakan pada malam hari.
6. Jadi markas Arema FC
Setelah stadion ini resmi berdiri, klub liga 1 Arema FC kemudian resmi pindah kandang ke Stadion Kanjuruhan Sebelum ke Stadion Kanjuruhan, markas besar Arema FC diketahui berada di Stadion Gajayana Malang.
7. Ikon patung singa raksasa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/stadion-kanjuruhan-malang-ok.jpg)