PSS Sleman

Alasan BCS dan Slemania Tidak Mendukung PSS Sleman di Stadion Selama September

Pemandangan tak biasa tersaji di stadion tatkala PSS Sleman berlaga, suara-suara bising yang terdengar lantang kini sunyi dan hilang.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUNJOGJA.COM / Bramasto Adhy
suporter PSS Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemandangan tak biasa tersaji di Stadion Maguwoharjo saat PSS Sleman berlaga selama bulan September.

Pertandingan PSS Sleman vs Persita Tangerang di Stadion Maguwoharjo, Kamis (29/9/2022).
Pertandingan PSS Sleman vs Persita Tangerang di Stadion Maguwoharjo, Kamis (29/9/2022). (TRIBUNJOGJA.COM/Taufiq Syarifudin)

Tribun yang biasanya dipenuhi suara – suara lantang mendadak sunyi dan hilang.

Brigata Curva Sud atau BCS dan Slemania, pendukung PSS Sleman memutuskan untuk menarik diri dari stadion, baik pertandingan kandang maupun tandang. 

Hal ini menjadi bentuk penghormatan kepada dua orang supporter PSS Sleman yang meninggal akibat kekerasan, yakni Aditiya Eka Putranda dan Tri Fajar Firmansyah,

Aditiya dan Tri mengalami kekerasan seusai laga PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (27/08/22) malam.

Dalam aksi yang bertema “Tarik Diri” tersebut, BCS ingin menyampaikan pesan bahwa nyawa jauh lebih penting daripada sepak bola.

"Dalam sebulan lalu kami kehilangan dua keluarga yang selalu setia berdiri di sini. Banyak sekali hal yang bergejolak di benak pikiran kami. Terutama memberi waktu dan penghormatan bagi keduanya. Izinkan kami meresapi jauh lebih dalam pasca rentetan peristiwa yang tak terhindarkan," terang BCS tentang alasan tarik diri.

"Kami harus menata ulang, bertolak agar lebih jauh. Kemanusiaan harus menang, kemanusiaan di atas segalanya. Sebulan ini, kami perlu menepi, kami perlu tarik diri," lanjut BCS dilansir via instagram resmi BCS.

Sikap yang diambil oleh BCS dan Slemania sedikit banyak berdampak pada performa PSS Sleman di bulan September.

PSS Sleman hanya mampu meraup sekali kemenangan, sekali hasil imbang dan dua kali kekalahan.

Satu kemenangan diraih saat menjamu Persis Solo di Kandang, sekali hasil imbang kontra Dewa United, serta dua kekalahan ketika dijamu Persikabo 1973 dan Persita Tangerang di Stadion Maguwoharjo.

(MG Alvin Fahrizal Bayyuni)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved