Berita Magelang Hari Ini

Polres Magelang Ringkus Seorang Wanita Muda Mantan Residivis yang Curi Emas Seberat 29 Gram

Emas itu dijual seharga Rp17,9 juta. Lalu, uang itu digunakan tersangka untuk membeli kebutuhan jualan online sebesar Rp10 juta.

Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
Tersangka IA saat dihadirkan pada gelar kegiatan konferensi pers Operasi Jaran Candi 2022, di Mapolres Magelang, Senin (26/09/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Wajah IA (19), warga Grabag, Kabupaten Magelang langsung tertunduk lesu saat digiring oleh polisi menuju Gedung Bhayangkara Utama (GBU) Mapolres Magelang saat gelar kegiatan konferensi pers Operasi Jaran Candi 2022, Senin (26/09/2022).

Wanita muda yang mengaku bekerja sebagai penyanyi ini diketahui melakukan tindak pencurian emas di sebuah rumah kosong yang ditinggal sementara oleh pemiliknya, di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, pada Juli 2022 lalu.

Kasatreskrim Polres Magelang, AKP Setyo Hermawan, menjelaskan barang yang dicuri tersangka yakni emas seberat 29 gram.

Emas itu dijual seharga Rp17,9 juta. Lalu, uang itu digunakan tersangka untuk membeli kebutuhan jualan online sebesar Rp10 juta.

Dan, sisanya digunakan untuk keperluan sehari-hari.

"Emas itu berupa gelang, kalung, dan anting.  Lalu, tersangka menjual emas itu di Pasar Rejowinangun seharga Rp17,9 juta,"ujarnya usai kegiatan konferensi pers Operasi Jaran Candi 2022, Senin (26/09/2022).

Ia menjelaskan, kronologi pencurian emas bermula saat tersangka mengunjungi rumah temannya yang berada di daerah Sawangan.

Selepas pulang dari rumah temannnya, tersangka melihat sebuah rumah yang tampak ditinggal pemiliknya.

"Lalu, tersangka masuk lewat pintu rumah. Kemudian mengambil barang-barang berharga di kamar milik korban,"ucapnya.

Proses penangkapan tersangka, lanjutnya, didapati setelah melihat aksi dari pola yang dilakukan tersangka saat membobol rumah korbannya.

Ditambah, tersangka merupakan residivis dengan kasus serupa yang ditangkap pada tahun lalu. 

"Tersangka ini residivis baru keluar pada Oktober tahun lalu. Kami lidik ketemulah cirinya dari si pelaku. Kemudian, kami tangkap setelah menjual barang bukti itu, sekitar Agustus 2022 lalu di daerah Grabag. Dan dia mengakui. Polanya itu, kalau pelaku ini kan perempuan otomatis gerak-geriknya lebih leluasa, karena orang tidak akan mengira kalau pencurinya perempuan,"terangnya.

Pihak kepolisian pun berhasil mengamankan beberapa barang bukti yakni beberapa kotak minuman kolagen dan parfum yang dipakai tersangka untuk berjualan online.

Uang sebesar Rp136 ribu sisa dari penjualan emas, cover bad, dan suku cadang motor.

Sementara itu, IA mengaku melakukan aksi pencurian karena terdesak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Saya terdesak kebutuhan,"ungkapnya.

Atas tindakannya ini, tersangka dijerat pasal 363 KHUP tindak pidana pencurian dengan hukuman maksimal 7 tahun penjara. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved