Tips dan Cara Melindungi Keamanan Data Pribadi Perbankan dari OJK

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator perbankan mengingatkan bahwa data pribadi sangat penting untuk dijaga

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Rina Eviana
The Telegraph
ilustrasi 

Tribunjogja.com - Saat ini kasus pencurian data pribadi sedang menjadi sorotan. Ada beberapa jenis data pribadi yang sifatnya rahasia termasuk identitas diri berupa nama, alamat hingga nomer induk kependudukan hingga data perbankan.

Data perbankan juga bisa saja dibobol dan tentu akan merugikan Anda.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator perbankan mengingatkan bahwa data pribadi sangat penting untuk dijaga lho.

ilustrasi : Mesin ATM
ilustrasi : Mesin ATM (dok.istimewa)

Terutama untuk menjaga keamanan rekening bank agar uang di rekening Anda tidak hilang dan data pribadi tidak disalahgunakan untuk kejahatan. Ngomong-ngomong apa saja yang dimaksud dengan data pribadi perbankan?

Smak penjelasan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae berikut ini :

1.Username dan password aplikasi internet banking dan mobile banking.

2.Personal Indentification Number (PIN) baik itu PIN ATM dan PIN transaksi online.

3.Kode One Time Password (OTP) yang terdiri dari 6 angka yang dikirimkan ke nomor ponsel.

4.Nomor Card Verification Value (CVV) 3 angka di belakang kartu debit atau kartu kredit.

Baca juga: Terancam Pidana Hingga Denda, Catat Ini Sanksi Pelanggaran UU Pelindungan Data Pribadi

Jadi data pribadi harus dijaga dan tidak diberitahu ke siapa pun termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas bank. Soalnya nih, petugas bank yang asli tidak akan meminta data pribadi ini.

Bbuat nasabah Bank CIMB Niaga, bank ini juga punya tips keamanan bertransaksi di Octo Mobile. Pertama, jangan pernah memberikan informasi pribadi dan rahasia seperti nomor KTP, user ID, PIN, OTP Pin, nomor kartu kredit dan debit, CVV dan CVC.

Kedua, jangan membuat user ID yang mengandung nama, tanggal lahir, nomor berurut atau mudah ditebak orang lain. Ketiga, ganti user id dan PIN secara berkala melalui menu pengaturan dan promosi. Keempat, jangan klik link yang bukan dari website ataupun domain resmi dari Bank CIMB Niaga.

Dan Kelima, harap periksa mutasi rekening Anda secara berkala dan jika menemukan ketidaksesuaian agar segera menghubungi pihak Bank. Salah satunya, kontak Bank CIMB Niaga di 14041.(*)

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved