Berita Gunungkidul Hari Ini

BPBD Gunungkidul Minta Warga Waspadai Dampak Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba Ini

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mulai bersiap menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem di masa pancaroba ini.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/ Alexander Ermando
Ruas Jalan Yogya-Wonosari di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bunder, Playen, Gunungkidul. Kawasan ini termasuk rawan terjadi pohon tumbang saat diterjang cuaca ekstrem. 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mulai bersiap menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem di masa pancaroba ini.

Berbagai langkah antisipasi pun kini tengah disiapkan.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul , Purwono mengatakan pihaknya kini mulai mengantisipasi terjadinya pohon tumbang.

Baca juga: Bupati Halim: Pamong Kalurahan Harus Netral, Dilarang Ikut Kampanye Pilur Bantul

"Apalagi di saat pancaroba, hujan kerap turun mendadak disertai angin kencang," jelasnya pada Selasa (20/09/2022).

Purwono mengatakan pihaknya akan mulai memangkas pohon-pohon yang dinilai rawan tumbang.

Penanganan terutama dilakukan di kawasan Wonosari dan sekitarnya.

Warga pun juga bisa mengajukan permohonan bantuan untuk penanganan pohon rawan tumbang. Namun jika tidak, mereka diperkenankan untuk melakukan penanganan secara mandiri.

"Justru kami sarankan warga untuk mulai memangkas pohon-pohon rawan tumbang di lingkungannya," kata Purwono.

Selain itu, warga disarankan untuk mengecek kondisi saluran air hingga melakukan pembersihan.

Langkah ini perlu dilakukan guna meminimalisir potensi terjadinya banjir genangan saat hujan deras melanda.

Purwono juga mengimbau warga untuk lebih sering memantau kondisi cuaca di sekitarnya, salah satunya lewat aplikasi BMKG. Tujuannya untuk menekan dampak yang timbul jika terjadi bencana hujan angin.

"Jika kondisi cuaca sekiranya membahayakan, sebisa mungkin kurangi aktivitas di luar rumah," ujarnya.

Baca juga: 4 Universitas di Jogja yang Punya Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris

Terpisah, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gunungkidul, Madyarina Mulyaningsih mengatakan pihaknya sudah memulai kegiatan rutin pemeliharaan pohon-pohon rawan tumbang.

Kegiatan dilakukan dengan memangkas dahan pohon-pohon tersebut.

DLH Gunungkidul juga berkoordinasi dengan Pemda DIY terkait pemetaan wilayah rawan pohon tumbang.

Sebab beberapa titik rawan tersebut berada di jalan nasional dan provinsi.

"Kami perlu koordinasi ke sana jika akan melakukan pemangkasan pohon di ruas jalan nasional dan provinsi," jelas Madyarina. (alx)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved