Berita Bisnis Terkini

Bank Mandiri Berikan CSR Senilai Rp150-250 Juta untuk Revitalisasi Pasar Beringharjo

Bank Mandiri bakal melakukan revitalisasi pada Pasar Beringharjo melalui program CSR.

TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma
Vice President Bank Mandiri Area DIY, Evi Martiani (kiri) memberikan CSR revitalisasi Pasar Beringharjo senilai Rp150-250 juta kepada Penjabat Walikota Yogyakarta, Sumadi (tengah) dan Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani (kanan) di Pasar Beringharjo, Rabu (14/09/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Bank Mandiri bakal melakukan revitalisasi pada Pasar Beringharjo melalui program CSR.

Rencananya revitalisasi menyasar pada Pasar Beringharjo sisi timur. 

Vice President Bank Mandiri Area DIY, Evi Martiani mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta untuk revitalisasi Pasar Beringharjo

"Untuk CSR Pasar Beringharjo ini, kami merevitalisasi los daging yang ada di Pasar Beringharjo timur, karena posisi kondisi los daging agak rusak," katanya di Pasar Beringharjo , Rabu (14/09/2022). 

Baca juga: Bank Mandiri Tingkatkan Pemanfaatan QRIS di Pasar Beringharjo

Selain itu, pihaknya juga bakal memasang exhaust blower fan.

Tujuannya agar pengunjung dan pedagang tidak kepanasan saat bertransaksi di Pasar Beringharjo

"Hasil koordinasi kami dengan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta , selain los daging juga pemasangan exhaust blower kipas. Untuk nilai CSRnya sekitar Rp150-250 juta," sambungnya. 

Selain memberikan CSR, pihaknya juga menggenjot pemanfaatan QRIS di Pasar Beringharjo .

Pihaknya menargetkan 4.000 pedagang di Pasar Beringharjo memanfaatkan QRIS untuk pembayaran. 

Baca juga: Permudah Transaksi Lifestyle di Livin, Bank Mandiri Hadirkan Fitur Livin Sukha

"Saat ini sudah ada 1.300, tentu diperlukan pembiasaan. Kalau kemarin sudah menyasar barat dan tengah, sekarang kami menyasar pasar timur," lanjutnya. 

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Yogyakarta , Sumadi menambahkan Pasar Beringharjo merupakan ikon dari Yogyakarta sehingga upaya perbaikan sarana juga dibutuhkan. 

Sebagai percontohan nasional pembayaran nontunai, pihaknya mendorong edukasi dan literasi pembayaran nontunai. 

"Kami ucapkan terima kasih karena telah berpartisipasi dalam perbaikan sarana yang dibutuhkan di Pasar Beringharjo yang merupakan ikon. Memang saat ini tidak bisa tidak, harus siap dengan pembayaran nontunai. Tentu edukasi dan literasi di Pasar diperlukan,"imbuhnya. ( Tribunjogja.com

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved