Berita Pendidikan Hari Ini

UKDW Gelar Summer Camp 2022, Ajak Mahasiswa Belajar Budaya di Lingkup Internasional

Kamp Musim Panas itu bertajuk ‘Visual Ethnography’ pada 11 Agustus - 16 September 2022.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Summer Camp 2022 digelar UKDW dan Undhira Bali di Yogyakarta-Bali, 11 Agustus-16 September 2022 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Universitas Kristen Duta Wacana ( UKDW ) Yogyakarta berkolaborasi dengan Universitas Dhyana Pura (Undhira) Bali menyelenggarakan Summer Camp 2022.

Kamp Musim Panas itu bertajuk ‘Visual Ethnography’ pada 11 Agustus - 16 September 2022.

Kepala Biro Kerjasama dan Relasi Publik UKDW , Dr. phil. Lucia Dwi Krisnawati, mengatakan, program itu bertujuan untuk memberikan kesempatan pada peserta untuk bekerja sama terlibat dalam lingkungan belajar antar budaya di lingkup internasional.

“Pastinya, mereka juga bisa meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris ya. Merangsang kreativitas, melatih keterampilan memecahkan masalah dalam hal kolaborasi dan komunikasi jarak jauh,” kata dia, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Mulai Digelar Secara Luring, UKDW Wisuda 256 Mahasiswa

Ia menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh 19 peserta dari tiga negara yakni Indonesia, Jepang, dan Jerman.

“Melalui topik yang diangkat, para mahasiswa yang menjadi peserta program ini dapat mengamati kebiasaan dan berbagi wawasan tentang cara hidup yang berbeda. Mereka juga dapat mempelajari penerapan visual ethnography dalam aspek kehidupan modern melalui materi-materi yang disampaikan,” tuturnya.

Program ini diadakan secara blended learning. 

Lewat sesi online, peserta dapat mempelajari sembilan materi dalam bentuk video yang dapat ditonton secara asinkronus, melakukan focus group discussion (FGD), dan presentasi kelompok. 

Sedangkan, pengamatan terhadap budaya hidup masyarakat Bali dan Jawa dilakukan secara langsung di tempat atau offline. 

Mereka juga sempat berkunjung ke Candi Borobudur di Jawa Tengah dan sejumlah tempat menarik lainnya.

Peserta program dikelompokkan dan diberi proyek terkait visual ethnography. 

Baca juga: Lulusan PBI UKDW Miliki Peluang Karir yang Luas

Dikatakannya, dengan arahan dari dosen pembimbing, kelompok-kelompok yang terbentuk bebas memilih topik untuk proyek mereka. 

“Kegiatan ini dapat dikonversi menjadi 2-3 SKS dan dapat dialihkan sebagai pengganti KKN atau mata kuliah Apresiasi Budaya,” tambah Lucia.

Salah satu peserta, Simone Heller, peserta yang berasal dari Hochschule Osnabrück University Jerman, mengaku senang bisa ikut program ini karena terorganisir dengan sangat baik.

“Saya sangat bersyukur memperoleh kesempatan mengikuti program ini. Para volunteer dan semua panita yang terlibat cukup membantu kami. Saya tertarik mengikuti program ini untuk lebih mengenal Indonesia dan kebudayaannya karena saya belum pernah ke Indonesia sebelumnya,” ujarnya. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved