Pengapusan Daya Listrik 450 VA

Pernyataan PT PLN Tanggapi Usulan Pengapusan Daya Listrik 450 VA: Akan Jalankan Keputusan Pemerintah

Usulan daya listrik kelompok rumah tangga miskin dinaikkan dari 450 VA ke 900 VA. PT PLN pun merespons usulan Pengapusan Daya Listrik 450 VA tersebut.

Tayang:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
Pixaby
ILUSRASI Tarif Listrik 900 VA - PT PLN menanggapi usulan penghapusan daya listrik 450 VA 

TRIBUNJOGJA.COM - PT PLN menanggapi usulan Pengapusan Daya Listrik 450 VA bagi masyarakat miskin untuk kemudian ditingkatkan menjadi 900 VA. Usulan Pengapusan Daya Listrik 450 VA itu semula mengemuka dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Usulan tersebut menyatakan bahwa daya listrik kelompok rumah tangga miskin dinaikkan dari 450 volt ampera (VA) ke 900 VA.

Berdasarkan usulan itu daya listrik 450 VA berpotensi akan dihapus. 

PT PLN pun merespons usulan Pengapusan Daya Listrik 450 VA tersebut.

Pernyataan PLN

Ilustrasi
Ilustrasi (dok goodnewsfromindonesia.id)

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto, mengatakan pihaknya sebagai badan usaha milik negara (BUMN) akan menjalankan kebijakan yang diputuskan pemerintah.

"Sebagai BUMN yang 100 persen dimiliki pemerintah, PLN akan menjalankan kebijakan dan keputusan yang diambil secara bersama oleh pemerintah dan DPR untuk kepentingan rakyat," ujar Gregorius dalam keterangannya, Selasa (13/9/2022), Tribun Jogja mengutip laporan kompas.com.

Gregorius Adi Trianto menambahkan, PLN terus berkomitmen dan memastikan pelayanan ketenagalistrikan bagi masyarakat untuk setiap lapisan tetap andal dan berkualitas. Hal ini untuk mendukung kegiatan ekonomi yang semakin produktif.

Masih usulan 

Sebelumnya, dalam rapat antara Banggar dengan BKF Kemenkeu disepakati penambahan daya untuk pelanggan 450 VA ke 900 VA. Namun, pada dasarnya kesepakatan masih berupa usulan Banggar kepada pemerintah untuk dikaji lebih lanjut.

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah mengatakan, jika kebijakan itu diputuskan direalisasikan, tentu perubahan daya ke 900 VA tidak bisa dilakukan secara cepat.

Sebab membutuhkan penyesuaian data terkini penerima subsidi, serta perlu menyesuaikan dengan tingkat kebutuhan pelanggan tersebut.

"Secara bertahap terhadap keluarga kemiskinan parah dengan 450 VA, tentu tidak bisa kita lakukan dengan serta merta ke 900 VA. Terhadap keluarga miskin yang masih memakai 450 VA kita terus upayakan bermigrasi ke 900 VA secara pelan-pelan pula sejalan dengan peningkatan kebutuhan elektrifikasi mereka," jelasnya kepada Kompas.com, Selasa (13/9/2022).

Peningkatan subsidi

Ia menjelaskan, diperlukan peran PLN untuk melakukan penilaian terhadap pelanggan-pelanggan penerima subsidi listrik, jika memang tingkat konsumsinya dirasa perlu ditambah ke 900 VA maka barulah ditingkatkan dayanya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved