Atlet Juara Peparda III DIY 2022 Tak Otomatis Masuk ke Pelatda

Atlet yang sebelumnya meraih juara di ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III DIY tahun 2022 tak secara otomatis masuk ke Pelatda.

Penulis: Hanif Suryo | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM/ Hanif Suryo
Ketua Umum NPC DIY, Hariyanto saat memberikan penjelasan kepada awak media terkait penyelenggaraan Pekan Paralympic Daerah (Peparda) DIY 2022 yang berlangsung pada 1-9 September di Sleman. 

TRIBUNJOGJA.COM - Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) DIY, Hariyanto, mengungkapkan bahwa bakal ada proses penjaringan yang akan kembali dilakukan pada para atlet, sebelum masuk ke Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) yang disiapkan turun di ajang Pekan Paralimpik Nasional ( Peparnas ) 2024 mendatang di Aceh dan Sumatera Utara.

Sehingga, atlet yang sebelumnya meraih juara di ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) III DIY tahun 2022 di Sleman yang baru usai Jumat (9/9/2022) pekan lalu, tak otomatis masuk ke Pelatda.

"Tidak secara otomatis juara Peparda masuk Pelatda, ada beberapa penjaringan lagi untuk masuk di Pelatda berikutnya. Karena sampai Desember masih sama di Pelatda tapi dari pantauan hasil pertandingan di setiap cabor kita ada catatan mana yang potensial untuk masuk ke Pelatda 2023. Nanti menambah jumlah Pelatda 2023 untuk persiapan Peparnas Sumut dan Aceh," kata Hariyanto.

Sekadar informasi, pada ajang Peparda III DIY, kontingen Kabupaten Bantul sukses meneruskan tradisinya tampil sebagai juara umum.

Ini menjadi ketiga kalinya kontingen Bantul meraih prestasi yang sama di ajang Peparda DIY.

Bantul menjadi juara umum setelah meraih total 40 medali emas, 30 perak, dan 9 perunggu.

Kemudian di bawah Bantul pada klasemen akhir Peparda kemudian ada Sleman dengan 31 emas, 48 perak, dan 28 perunggu.

Kemudian Kota Yogyakarta dengan 27 emas, 22 perak, dan 15 perunggu. Di posisi keempat ada Kulon Progo dengan 14 emas, 11 perak, dan 23 perunggu dan di posisi terbawah ada Gunungkidul dengan 13 emas, 11 perak, dan 11 perunggu.

Terpisah, Ketua Umum NPC Bantul, Yulianto mengatakan rasa syukurnya karena bisa sukses mempertahankan gelar juara Peparda.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemda Bantul dan seluruh warga Bantul yang senantiasa memberikan dukungannya kepada para atlet.

"Terimakasih kami ucapkan kepada Allah SWT, Pemda Bantul melalui Disdikpora Bantul, warga Bantul yang telah memberikan supporter, terutama atlet, pelatih, dan ofisial NPC Bantul yang telah bekerja keras dan berjuang membawa nama harum Kabupaten Bantul hingga kami bisa meraih juara umum Peparda ketiga kalinya. Dengan segala kendala NPC Bantul hanya bisa mengirimkan 62 atlet dengan kontingen minimalis tetapi menghasilkan prestasi yang maksimal, NPC Bantul benar-benar luar biasa," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved