Berita Jogja Hari Ini
Dinas Kebudayaan DIY Peringati Hari Aksara Internasional
Melalui rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi dan melek huruf bagi seluruh masyarakat
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Memperingati Hari Aksara Internasional, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar talkshow selama 2 hari dimulai dari tanggal 8 hingga 9 September 2022 dan dilanjutkan dengan seremoni penutupan rangkaian malam puncak pada tanggal 10 September 2022.
Bertempat di Gerbang Pleret, Kabupaten Bantul, melalui rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi dan melek huruf bagi seluruh masyarakat.
Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, menuturkan kegiatan peringatan Hari Aksara Internasional bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya martabat dan hak asasi manusia.
"Dengan adanya rangkaian kegiatan di Gerbang Pleret ini adalah upaya melestarikan budaya seperti strategi pemberdayaan perempuan melalui penguatan ekonomi, menyongsong digitalisasi aksara jawa, olimpiade aksara jawa dan ada juga penampilan karya kesenian dari para masyarakat sekitar Kalurahan Pleret," kata Dian.
"Kenapa diadakan di Gerbang Pleret? Sebab di sini merupakan pusat informasi destinasi wisata di Kalurahan Pleret. Dengan konsep bangunan berarsitektur Kerajaan Mataram dan gerbang Pleret hadir sebagai ruang publik yang nyaman dengan fasilitas umum yang lengkap," tambah dia.
Sementara itu, Direktur JTTC Hairullah Gazali selaku Organizing Commite mengaku sangat antusias mengemban amanah yang sudah dipercayakan dari Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, untuk membantu terlaksananya sebuah misi melestarikan budaya dalam memperingati Hari Aksara Internasional.
"Kami sangat bangga selalu menjadi bagian dalam setiap kegiatan budaya, karena setiap kegiatannya kami selalu berupaya dengan maksimal sesuai keinginan,kebutuhan, bisa menghibur masyarakat dan yang utama melestarikan warisan budaya melalui berbagai aspek agar masyarakat juga memahami arti melestarikan," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Dinas-Kebudayaan-Peringati-Hari-Aksara-Internasional-di-Gerbang-Pleret.jpg)