Inter Milan

Desas-desus Inter Milan Bakal Dijual Berhembus, Suning Cari Pembeli Potensial

Dan ini bukan pertama kalinya muncul desas-desus bahwa tim Serie A akan dijual atau termasuk mencoba mencari investor baru

Penulis: Iwan Al Khasni | Editor: Iwan Al Khasni
STR / AFP
Kantor Suning di Nanjing, di provinsi Jiangsu China timur pada 2 Maret 2021. 

Tribunjogja.com - Kabar Suning ingin menjual Inter Milan berhembus lagi.

Dan ini bukan pertama kalinya muncul desas-desus bahwa tim Serie A akan dijual atau termasuk mencoba mencari investor baru untuk membantu menyeimbangkan pembukuan.

Menurut surat kabar Libero dan Tuttomercatoweb, prosesnya dimulai dengan Goldman Sachs diberi mandat untuk mencari pembeli.

Itu terjadi hanya beberapa hari setelah rival Serie A Milan menyelesaikan pengambilalihan oleh perusahaan investasi Amerika RedBird Capital Partners senilai €1,3 miliar.

Beberapa bulan lalu sudah ada saran bahwa perusahaan investasi Saudi PIF tertarik pada Nerazzurri, setelah menyelesaikan pengambilalihan klub Liga Premier Newcastle United.

Kabar itu makin kuat sebab waktu terus berjalan dan diprediksi Inter Milan akan kesulitan untuk membayar kembali pinjaman €275 juta dari Oaktree dalam waktu 20 bulan.

Surat kabar Libero mengklaim pemilik klub telah memberi Goldman Sachs mandat untuk menemukan pembeli baru, tetapi Il Sole 24 Ore yang sekaliber dengan Financial Times Italia memiliki rincian lebih detail.

Sumber ini menegaskan hubungan dengan Goldman Sachs masih sama seperti dua tahun lalu, ketika Suning hampir menjual Inter ke BC Partners.

Baca juga: Inter Milan CEO Giuseppe Marotta Bicara Peluang Lukaku Balik ke Chelsea

Perubahan sekarang adalah waktu hampir habis, karena mereka hanya memiliki 20 bulan tersisa sebelum batas waktu untuk membayar kembali pinjaman €275 juta yang diambil dari dana investasi AS Oaktree.

Pinjaman itu dibuat dengan tingkat bunga 12 persen.

Suning juga harus membayar kembali obligasi senilai lebih dari €400 juta dengan bunga 6,75 persen.

Semua ini, mengingat klub sedang merugi, tidak mungkin, dan bisnis di China juga belum pulih sepenuhnya sejak pandemi.

Oleh karena itu, sepertinya Suning harus menjual Inter pada tahun 2024 atau mengambil risiko nasib yang sama seperti yang dialami Yonghong Li dengan AC Milan.

Ketika Yonghong Li gagal membayar pinjaman dan Manajemen Elliott secara efektif mengambil alih klub Serie A tersebut. ( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved